TANAM POHON: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agus Musyafa dan Kabid Pengelolaan Sampah Kurnia Zauharoh ikut menanam  pohon dihutan gundul Jragung Karangawen kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TANAM POHON: Kepala Dinas Lingkungan Hidup Agus Musyafa dan Kabid Pengelolaan Sampah Kurnia Zauharoh ikut menanam  pohon dihutan gundul Jragung Karangawen kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Sebanyak dua ribu pohon berbagai jenis ditanam di hutan gundul Desa Jragung, Kecamatan Karangawen, kemarin. Setidaknya ada 4,8 hektare lahan perhutani di petak F yang menjadi sasaran penanaman pohon. Ini dilakukan dalam rangka penghijauan atau konservasi hutan yang dilakukan Pemkab Demak bersama Kodim 0716 Demak.

Dandim Letkol Inf Abi Kusnianto mengatakan, kegiatan penghijauan tersebut berfungsi sebagai penahan air. Dengan demikian, air hujan tidak akan langsung hilang karena telah terserap pepohonan yang ditanam di area perhutani tersebut.

“Kedepan akan dibuatkan waduk sehingga dapat dimanfaatkan petani sebagai penunjang hasil pertanian. Selain itu, dapat dijadikan pusat wisata hutan untuk mendukung perkembangan ekonomi masyarakat. Kita pun berharap, masyarakat dapat ikut menjaga dan melestarikan hutan dengan baik,” ujarnya.

Menurutnya, hutan di kawasan Jragung kondisinya sangat kritis. Karena itu, semua elemen masyarakat mestinya ikut bersama sama menanam pohon. “Banyak pohon yang dapat kita tanam. Seperti, mangga, matoa, dan lainnya,” kata Dandim.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) Pemkab Demak, Agus Musyafa mengatakan, penanaman yang dilakukan Kodim tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk selalu menjaga kawasan hutan tetap lestari. “Kita dukung sepenuhnya sehingga hutan kita betul betul diharapkan dapat kembali hijau seperti sediakala,” katanya. (hib/bas)