KARYA SISWA : Seorang siswa SMK Citra Medika Kota Magelang menempelkan label produk sirup herbal hasil inovasi olahan rempah-rempah menjadi minuman kaya manfaat di laboratorium sekolah. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
KARYA SISWA : Seorang siswa SMK Citra Medika Kota Magelang menempelkan label produk sirup herbal hasil inovasi olahan rempah-rempah menjadi minuman kaya manfaat di laboratorium sekolah. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COMMAGELANG – SMK Citra Medika Kota Magelang mengusung jargon “Berkarya dan Mendunia” di tahun 2018. Pihak sekolah menyusun 22 program unggulan dan 7 di antaranya berkaitan dengan pembiasaan.

Meliputi, english conversation, membaca buku, doa dan melafalkan asmaul husna, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, menyanyikan Mars Citra Medika, menunaikan salat dhuha dan salat duhur berjamaah, terakhir menyanyikan lagu daerah. Kegiatan pembiasaan ini bertujuan untuk menguatkan jiwa nasionalisme, dan mencerminkan kehidupan yang ada di lingkungan sekolah.

Kepala SMK Citra Medika Kota Magelang Hendratno Widhiatmanto menjelaskan maksud dari “Berkarya dan Mendunia”. “Berkarya artinya bisa bekerja dan kuliah, sedangkan mendunia berarti bisa bekerja dan kuliah di luar negeri,” kata pria yang akrab disapa Hendro itu, kemarin.

Menuju ke sana, Hendro akan mempersiapkan siswa, khususnya kelas XI untuk penguatan mental. Mental memberi pengaruh besar terhadap kemauan siswa untuk melanjutkan pendidikan atau bekerja di luar negeri. Ia pun memprogramkan penguatan karakter bagi siswanya. “Kita latih anak agar disiplin, tertib dan memiliki sikap yang baik. Kalau ketiganya sudah jalan, melangkah ke sana lebih mudah,” tandasnya.

Selanjutnya, prestasi akademik didukung dengan penguasan tiga bahasa. Inggris, Mandarin dan Jepang. Lalu, persiapan finansial untuk kebutuhan di luar biaya pendidikan dan asrama yang sudah ditanggung pemberi beasiswa. Sekalipun siswa mendapat beasiswa ke luar negeri, tentu ada beberapa biaya lain yang tidak ditanggung pihak pemberi beasiswa. “Hal ini harus dipersiapkan dengan rajin menabung,” ungkapnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Hubungan Industri Sri Nuryanto juga mengoptimalkan fungsi bursa kerja khusus (BKK), sebagai penyalur kerja. Ia menargetkan, 60 persen lulusannya mendapat pekerjaan, dan 40 persen kuliah. “Bahkan kami membangun komunikasi bersama para alumni dengan membuat grub whatsapp yang kami namai Forum Ika Cika atau Ikatan Keluarga Alumni Citra Medika. Dari itu kita mengetahui perkembangan para alumni, dan berfungsi sebagai wadah bertukar informasi,” bebernya.

Sebagai sekolah kesehatan, masing-masing program kompetensi memiliki keunggulan. Target untuk lulusan Kompetensi Farmasi, mampu melakukan pelayanan kefarmasian. Jiwa kewirausahaan juga didorong dengan kegiatan praktik mengolah berbagai tanaman yang ada di lingkungan sekitar menjadi produk makanan maupun minuman. Sedangkan target untuk lulusan Kompetensi Keperawatan, mampu memberikan pelayanan kesehatan yang tepat bagi pasien.

SMK Citra Medika Kota Magelang yang beralamat di Jalan Sunan Gunung Jati, Gang Jagoan, Jurangombo Utara, Magelang Selatan ini juga sudah membuka penerimaan peserta didik baru (PPDB). Pembukaan ujian jalur mandiri dimulai 26 Maret-25 April 2018. (put/sct/ton)