UNGGULAN : Petani kopi di Temanggung sedang menjemur hasil panen. Kopi merupakan salah satu produk unggulan Temanggung yang akan dipasarkan lewat toko modern. (Dok Radar Kedu)
UNGGULAN : Petani kopi di Temanggung sedang menjemur hasil panen. Kopi merupakan salah satu produk unggulan Temanggung yang akan dipasarkan lewat toko modern. (Dok Radar Kedu)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Sekitar 200 pelaku kopi dan tembakau Temanggung berkumpul di Pendopo Pengoyoman dalam acara temu usaha yang digelar Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Temanggung, Senin (27/3). Kegiatan tersebut, bagian upaya DPMPTSP untuk membangun, menciptakan dan mengembangkan brand image dua produk unggulan Temanggung, kopi dan tembakau.

Kepala DPMPTSP Kabupaten Temanggung Bagus Pinuntun menuturkan kopi dan tembakau Temanggung sudah tekenal, baik di lokal, nasional bahkan internasional. Namun, pengembangan dan pemasaran kedua produk ini belum maksimal. “Untuk memasarkan produk unggulan tersebut supaya masyarakat bisa mendapatkan dengan mudah. Kami menjalin kerjasama dengan perusahaan retail dan toko modern di Temanggung, diantaranya denagn Indomaret, Surya Swalayan, Laris, NU-mart dan beberapa perusahaan retail lainnya,” ucapnya.

Kepala Bidang Pengembangan dan Promosi Investasi DPMPTSP Kabupaten Temanggung Iwan Siswanto menambahkan, dalam kerjasama ini, pihak perusahaan retail harus menyediakan etalase sebagai tempat untuk produk kopi dan tembakau asli Temanggung. “Nantinya kami minta kepada perusahaan retail itu untuk menyediakan etalase, tempat ini khusus untuk produk kopi dari UMKM seluruh pengerak kopi dan tembakau dari Temanggung,” terangnya. (san/ton)