Panwaslu Buka Posko Aduan

458
CEK HAK PILIH Seorang pelajar tengah mengecek namanya dalam DPS online di Posko Pengaduan DPS Panwaskab Wonosobo. (IST)
CEK HAK PILIH Seorang pelajar tengah mengecek namanya dalam DPS online di Posko Pengaduan DPS Panwaskab Wonosobo. (IST)

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Wonosobo membuka Posko Pengaduan Terkait Daftar Pemilih Sementara (DPS). Posko dibuat untuk melayani warga yang sudah memenuhi syarat menjadi pemilih, namun belum masuk DPS, dikarenakan belum memiliki KTP elektronik.

Menurut Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Panwaskab Wonosobo Sumali Ibnu Chamid, jumlah warga Wonosobo yang belum memiliki KTP-el mencapai 18.847 pemilih potensial. “Para pemilih potensial ini, hasil dari pengawasan coklit. Dari data ini, ada pemilih pemula, ada warga lain yang memang belum melakukan perekaman KTP elektronik,” katanya.

Untuk itu, kata Sumali, Bawaslu secara serentak membuka Posko Pengaduan dalam pencermatan daftar pemilih Sementara (DPS). Posko aduan sudah berjalan sejak 24 Maret sampai dengan 2 April. “Posko berlangsung selama 10 hari. Karena setelah ini ada masa perbaikan DPS pada 3-7 April. Untuk itu sebelum perbaikan kami silakan warga cek namanya pada daftar DPS,”katanya.

Nasir Salasa dari Divisi SDM Panwaskab Wonosobo menambahkan, proses pengecekan DPS bisa dilakukan secara langsung di desa dan kelurahan serta tempat publik di seputar TPS. Tak hanya itu, warga juga bisa mengecek secara online pada portal informasi pemilu KPU. (ali/ton)