MERIAH - Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono bersama camat se-Batang saat menghibur warga Desa Manggis Kecamatan Tulis. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
MERIAH - Bupati Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono bersama camat se-Batang saat menghibur warga Desa Manggis Kecamatan Tulis. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Dalam kunjungan kerja (kunker) di Desa Manggis Kecamatan Tulis Bupati Batang Wihaji dan Wakil Bupati Batang Suyono berikan kabar gembira bagi warga setempat. Yaitu, adanya investasi baru di daerah setempat senilai Rp 100 miliar, dan menyedot 3.000 tenaga kerja.

“Masyarakat Tulis sangat beruntung, karena dalam waktu dekat di Desa Ringingintung yang masuk Kecamatan Tulis akan ada investor yang akan menginvestasikan modal Rp100 miliar untuk pendirian pabrik garmen,” ucapnya Senin malam (26/3).

Diungkapkan bupati, kini Pemkab dan dewan juga sedang menggodok Perda RTRW, agar segera berdiri. Karena harus mengubah dulu pengaturan wilayah, terkait tata ruangnya.

“Masyarakat Manggis juga harus menyiapkan diri, karena pendirian pabrik garmen khusus ekspor akan menyedot 3.000 karyawan lebih,” jelas Wihaji.

Dalam kegiatan yang dibalut acara ‘Ngudoroso’ tersebut, juga disampaikan Wihaji, bahwa ada bantuan yang di kucurkan oleh Pemerintah untuk Desa Manggis. Dana yang diberikan juga sangat besar, mencapai Rp1,2 miliar. Dana tersebut terdiri dari dana desa dan dana aspirasi anggota dewan. Yang menarik menurut bupati, Desa Manggis sebenarnya hanya membayar pajak bumi dan bangunan hanya (PBB) tahun Rp 36 juta saja, akan tetapi dapat dana balik pemerintah lebih besar.

“Untuk kucuran dana dari pemerintah mencapai Rp 1,2 miliar, padahal pajak PBB Desa Manggis cukup Rp 36 juta uang yang kembali ke masyarakat cukup banyak,” ucap Wihaji riang.

Selain sampaikan berbagai informasi menarik bagi masyarakat setempat, juga diberikan hiburan berupa karawitan, dan musik dangdut hingga tengah malam. (han/lis)