2 Pemain Persikama Terluka

Bus Dilempari Batu

543

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Dua pemain Persikama Kabupaten Magelang mengalami luka ringan saat bus yang mereka tumpangi dilempari sekelompok orang dengan batu di kawasan simpang Canguk Kota Magelang, Minggu (25/3) petang. Saat kejadian, Persikama baru saja pulang dari melakoni pertandingan perdana grup D kompetisi Liga 3 Jawa Tengah di kandang Persitema Temanggung.

Manajer Persikama Sukardiyono ‘Goodres’ menerangkan pelemparan batu dilakukan oleh sekelompok orang. Akibatnya kaca bus bagian samping pecah. “Padahal sudah ada patwal dari pihak kepolisan, namun oknum tersebut tetap nekat melempar batu,” katanya, Senin (26/3).

Pelemparan batu tersebut masih terjadi hingga kawasan traffic light Blondo. Pihak penyerang diketahui menggunakan sepeda motor. Melain merusak bus, pecahan kaca juga melukai 2 pemain Persikama.

“Kami sudah laporkan ke pihak kepolisian untuk segera ditindak tegas oknum-oknum tersebut, dan informasinya dalam pencarian,” imbuh Goodres.

Hanya saja, pihak Polres Magelang Kota mengaku tidak ada laporan terkait insiden pelemparan batu tersebut. Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan melalui Kasat Reskrim AKP Rinto Sutopo saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kedu mengatakan bahwa informasi aksi penyerangan rombongan bus hanya rumor. “Kami tidak ada laporan penyerangan tersebut. Karena memang sejak dari perbatasan hingga beberapa titik, kepolisian berjaga. Tim kami juga ada di Simpang Canguk tersebut. Itu hanya rumor yang ingin memperkeruh suasana saja,” tegas Rinto, Senin (26/3).

Rinto mengatakan, pihaknya pada hari tersebut berjaga di sepanjang jalan yang dilalui rombongan Persikama. Saat ini pihaknya sedang menelusuri untuk memastikan kebenarannya. “Kami pastikan hingga saat ini tidak ada laporan masuk,” jelas Rinto.

Kasubbag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani membenarkan bahwa hingga semalam pihaknya tidak mendapat laporan adanya aksi penyerangan terhadap bus yang membawa tim sepakbola. Pihaknya memang mendengar ada laporan dari Kasat Lantas yang menerima aduan dari masyarakat tentang pelemparan bus. “Namun saat tim dan Kapolsek mengecek, bus sudah pergi. Kami memastikan tidak ada laporan masuk. Karena memang pihak kepolisian berjaga dan ditugaskan mengawal,” terang Esti.

Sementara itu, pertandingan antara Persitema Temanggung dan Persikama Kabupaten Magelang yang berlangsung di Stadion Bhumi Phala Temanggung berakhir dengan kemenangan tim tamu. Persikama unggul dengan skor 1-0. Dengan hasil ini, untuk sementara Persikama berada di peringkat kedua grup D di bawah Persab Brebes yang menang 2-1 dari Persekap Kabupaten Pekalongan. (vie/had/ton)