33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

2 Pemain Persikama Terluka

Bus Dilempari Batu

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Dua pemain Persikama Kabupaten Magelang mengalami luka ringan saat bus yang mereka tumpangi dilempari sekelompok orang dengan batu di kawasan simpang Canguk Kota Magelang, Minggu (25/3) petang. Saat kejadian, Persikama baru saja pulang dari melakoni pertandingan perdana grup D kompetisi Liga 3 Jawa Tengah di kandang Persitema Temanggung.
Manajer Persikama Sukardiyono ‘Goodres’ menerangkan pelemparan batu dilakukan oleh sekelompok orang. Akibatnya kaca bus bagian samping pecah. “Padahal sudah ada patwal dari pihak kepolisan, namun oknum tersebut tetap nekat melempar batu,” katanya, Senin (26/3).
Pelemparan batu tersebut masih terjadi hingga kawasan traffic light Blondo. Pihak penyerang diketahui menggunakan sepeda motor. Melain merusak bus, pecahan kaca juga melukai 2 pemain Persikama.
“Kami sudah laporkan ke pihak kepolisian untuk segera ditindak tegas oknum-oknum tersebut, dan informasinya dalam pencarian,” imbuh Goodres.
Hanya saja, pihak Polres Magelang Kota mengaku tidak ada laporan terkait insiden pelemparan batu tersebut. Kapolres Magelang Kota AKBP Kristanto Yoga Darmawan melalui Kasat Reskrim AKP Rinto Sutopo saat dikonfirmasi Jawa Pos Radar Kedu mengatakan bahwa informasi aksi penyerangan rombongan bus hanya rumor. “Kami tidak ada laporan penyerangan tersebut. Karena memang sejak dari perbatasan hingga beberapa titik, kepolisian berjaga. Tim kami juga ada di Simpang Canguk tersebut. Itu hanya rumor yang ingin memperkeruh suasana saja,” tegas Rinto, Senin (26/3).
Rinto mengatakan, pihaknya pada hari tersebut berjaga di sepanjang jalan yang dilalui rombongan Persikama. Saat ini pihaknya sedang menelusuri untuk memastikan kebenarannya. “Kami pastikan hingga saat ini tidak ada laporan masuk,” jelas Rinto.
Kasubbag Humas Polres Magelang Kota AKP Esti Wardiani membenarkan bahwa hingga semalam pihaknya tidak mendapat laporan adanya aksi penyerangan terhadap bus yang membawa tim sepakbola. Pihaknya memang mendengar ada laporan dari Kasat Lantas yang menerima aduan dari masyarakat tentang pelemparan bus. “Namun saat tim dan Kapolsek mengecek, bus sudah pergi. Kami memastikan tidak ada laporan masuk. Karena memang pihak kepolisian berjaga dan ditugaskan mengawal,” terang Esti.
Sementara itu, pertandingan antara Persitema Temanggung dan Persikama Kabupaten Magelang yang berlangsung di Stadion Bhumi Phala Temanggung berakhir dengan kemenangan tim tamu. Persikama unggul dengan skor 1-0. Dengan hasil ini, untuk sementara Persikama berada di peringkat kedua grup D di bawah Persab Brebes yang menang 2-1 dari Persekap Kabupaten Pekalongan. (vie/had/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Waspada Penawaran Bitcoin

SEMARANG – Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi mengimbau masyarakat agar...

Home Visit Solusi Masalah Siswa

RADARSEMARANG.COM - Seorang guru harus mengerti dan mengenali berbagai karakter siswa-siswanya. Terlebih bila guru sekaligus menjadi wali kelas. Dia  harus membantu mengatasi jika siswa...

Kritisi Tayangan Radio dan TV

TEMANGGUNG- Perkembangan media massa belakangan ini yang sangat cepat harus dibarengi dengan wawasan literasi media yang bagus. Apalagi dengan hadirnya internet membuat masyarakat bisa...

Tak Berizin, 393 Botol Miras Disita

PEKALONGAN-Polres Pekalongan Kota mengamankan sebanyak 393 botol minuman keras (miras) dari salah satu pedagang yang terbukti tidak memiliki izin menjual di Kota Pekalongan. Miras...

CEO Jateng Berbagi Sesama

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Prihatin dengan kondisi warga yang tinggal di kawasan tanggul Barito, Mlatiharjo, Semarang Timur, komunitas mobil Chevrolet Estate Optra (CEO) Regional Jawa Tengah...

Anak-Anak Diajak Gemar Makan Ikan

KEBUMEN-Bhayangkari cabang Kebumen mengajak siswa TK Kemala Bhayangkari untuk gemar makan ikan (gemari). Harga ikan yang murah dan mudah didapat tapi banyak manfaatnya. Ikan...