Pemkab Transfer Membatik ke NTT

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menjalin bekerja sama dengan Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bidang UMKM. Yakni dalam bidang kerajinan batik Pekalongan yang digunakan untuk kain dan kemeja serta souvenir bagi turis.
“Selama ini produk batik yang ada di Kabupaten Manggarai Barat adalah produk batik dari Kabupaten Pekalongan. Namun dipasok melalui Bali, Lombok dan Jakarta, baru masuk ke Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT,” kata Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, yang didampingi Ketua Dekranasda, Munafah Asip Kholbihi bersama rombongan Forkominda Kabupaten Pekalongan saat berkunjung ke Kabupaten Manggarai Barat NTT, Sabtu (24/3) kemarin.
Bupati Asip dan rombongan diterima langsung oleh Wabup Manggarai Barat DR DrH Maria Geong. Bupati Asip menjelaskan bahwa karena di Kabupaten Manggarai Barat tidak ada perajin batik, pihaknya akan mengirim para perajin batik ke Kabupaten Manggarai Barat untuk mengajari pembuatan batik dan membuat souvenir dengan corak Kabupaten Manggarai Barat. Yakni, corak komodo untuk para turis atau pengunjung di Kabupaten Manggarai Barat.
Menurutnya, dalam satu tahun kunjungan ke Kabupaten Manggarai Barat, ada 1,5 juta orang. Mereka biasanya ke Pulau Komodo, Rica, Pandar, Pinkbeach yang menjadi daya tarik pariwisata NTT.
“Wakil Bupati Manggarai Barat DR Dr H Maria Geong menyambut positif gagasan yang disampaikan oleh Pemkab Pekalongan untuk melatih warga Manggarai Barat agar bisa membatik pelaku UMKM. Dengan demikian, ada transformasi keahlian membatik dari Kabupaten Pekalongan ke masyarakat Manggarai Barat, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat,” ungkap Bupati Asip. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -