Pemkab Transfer Membatik ke NTT

268
KUNJUNGAN KERJA : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Ketua Dekranasda, Munafah Asip Kholbihi memberikan souvenir kepada Wabup Manggarai Barat DR DrH Maria Geong, saat berkunjung ke Kabupaten Manggarai Barat NTT, Sabtu (24/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGAN KERJA : Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, Ketua Dekranasda, Munafah Asip Kholbihi memberikan souvenir kepada Wabup Manggarai Barat DR DrH Maria Geong, saat berkunjung ke Kabupaten Manggarai Barat NTT, Sabtu (24/3) kemarin. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, KAJEN–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menjalin bekerja sama dengan Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di bidang UMKM. Yakni dalam bidang kerajinan batik Pekalongan yang digunakan untuk kain dan kemeja serta souvenir bagi turis.

“Selama ini produk batik yang ada di Kabupaten Manggarai Barat adalah produk batik dari Kabupaten Pekalongan. Namun dipasok melalui Bali, Lombok dan Jakarta, baru masuk ke Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi NTT,” kata Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, yang didampingi Ketua Dekranasda, Munafah Asip Kholbihi bersama rombongan Forkominda Kabupaten Pekalongan saat berkunjung ke Kabupaten Manggarai Barat NTT, Sabtu (24/3) kemarin.

Bupati Asip dan rombongan diterima langsung oleh Wabup Manggarai Barat DR DrH Maria Geong. Bupati Asip menjelaskan bahwa karena di Kabupaten Manggarai Barat tidak ada perajin batik, pihaknya akan mengirim para perajin batik ke Kabupaten Manggarai Barat untuk mengajari pembuatan batik dan membuat souvenir dengan corak Kabupaten Manggarai Barat. Yakni, corak komodo untuk para turis atau pengunjung di Kabupaten Manggarai Barat.

Menurutnya, dalam satu tahun kunjungan ke Kabupaten Manggarai Barat, ada 1,5 juta orang. Mereka biasanya ke Pulau Komodo, Rica, Pandar, Pinkbeach yang menjadi daya tarik pariwisata NTT.

“Wakil Bupati Manggarai Barat DR Dr H Maria Geong menyambut positif gagasan yang disampaikan oleh Pemkab Pekalongan untuk melatih warga Manggarai Barat agar bisa membatik pelaku UMKM. Dengan demikian, ada transformasi keahlian membatik dari Kabupaten Pekalongan ke masyarakat Manggarai Barat, sebagai bagian dari program pemberdayaan masyarakat,” ungkap Bupati Asip. (thd/ida)