PADAT KARYA: Menteri BUMN Rini Soemarno saat meninjau program padat karya tunai di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat dengan melakukan pengecatan dinding Masjid Al-Jihad. (JAWA POS RADAR SOLO)
PADAT KARYA: Menteri BUMN Rini Soemarno saat meninjau program padat karya tunai di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat dengan melakukan pengecatan dinding Masjid Al-Jihad. (JAWA POS RADAR SOLO)

RADARSEMARANG.COM, KLATEN – Program padat karya tunai menjadi salah satu program andalan dari Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam berbagi dengan warga sekitar. Terdapat sejumlah perusahaan BUMN yang saling bersinergi menyelenggarakan program tersebut di Desa Gunung Gajah, Kecamatan Bayat, Klaten.

Menteri BUMN Rini Soemarno langsung melakukan peninjauan terhadap kegiatan program padat karya tunai tersebut.  Salah satu pengerjaannya yakni mengecat ulang dinding serta plafon Masjid Al-Jihad. Masjid yang berada di tengah-tengah Desa Gunung Gajah itu sudah berdiri sejak 1980 sehingga perlu dipercantik lagi dengan pengecatan ulang.

Tanpa sungkan Rini menyempatkan diri melakukan pengecatan ulang Masjid Al-Jihad bersama warga sekitar. Dia pun langsung menaiki tangga sambil membawa kuas untuk mengecat dinding bagian atas masjid. Tampak Menteri BUMN ini begitu luwes dalam melakukan pengecatan tersebut.

“Kegiatan padat karya tunai ini merupakan momentum kepedulian BUMN untuk berbagai dengan masyarakat sekitar dalam bentuk kegiatan sosial. Sehingga dampaknya langsung dapat dirasakan oleh masyarakat,” jelas Rini di sela-sela peninjauannya di Desa Gunung Gajah, Sabtu (24/3).

Bantuan program padat karya tunai yang diberikan tidak berupa uang melainkan langsung dalam bentuk material untuk sejumlah kegiatan. Mulai untuk keperluan pengecatan ulang Masjid Al-Jihad, kantor desa dan balai pertemuan hingga pengecoran jalan desa dengan melibatkan warga sekitar 500 orang. (ren/bas)