Saatnya Masuk Mapolda Serasa di Mal

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

HORMATI KIAI: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat mendorong kursi roda KH Maimun Zubair. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
HORMATI KIAI: Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono saat mendorong kursi roda KH Maimun Zubair. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COMSEMARANG – Gedung baru Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Jawa Tengah telah sah beroperasi untuk melayani masyarakat setelah diresmikan oleh Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, Jumat (23/3) pagi. Mapolda Jateng yang baru ini diharapkan dapat merubah citra masyarakat terhadap kantor polisi.
Usai meresmikan gedung tujuh lantai tersebut, orang nomor satu di kepolisian itu menegaskan adanya gedung baru ini memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak melakukan pelayanan di kantor polisi, serta tidak merasa masuk ke kandang macan saat memasukinya
“Jangan sampai orang masuk ke kantor polisi ini seperti masuk kandang macan, dipenuhi rasa khawatir, tapi orang merasa seperti masuk mal, dengan rasa senang,” katanya usai peresmian gedung baru Mapolda Jateng, Jumat (23/3).
Peresmian dihadari sejumlah Pejabat Utama Mabes Polri, Gubernur Akpol, Direktur JCLEC, para mantan Kapolda Jateng, Plt Gubernur Jateng, Sekda Jateng, Kasdam IV/Diponegoro, Kajati Jateng, Ketua DPRD Jateng, bupati-wali kota, kapolres, dan dandim se-Jateng, serta puluhan tokoh lintas agama. Di antaranya, KH Maimun Zubair, Habib M Lutfi Bin Ali Bin Yahya, Ustad Wahyudin, dan Mgr Robertus Rubiatmoko.
Tito mengatakan, perubahan mindset juga harus sejalan dengan kinerja anggota polisi lebih meningkat dan profesional. Sehingga selain dapat mengubah mindset masyarakat, adanya gedung baru juga menjadi pemicu mentalitas para anggota.
Terhadap gedung baru, Tito menilai fasilitas yang tersedia cukup baik, megah dan representatif. Namun ia mengingatkan kepada anggota Polda Jateng untuk mengevaluasi antara lain membuat SOP supaya peristiwa kebakaran pada gedung sebelumnya tidak terulang di kemudian hari.
“Evaluasi buat SOP jangan sampai kebakaran itu terulang karena kelalaian kita. Mungkin karena listriknya semrawut, harus diperbaiki,” tuturnya.
Tito menegaskan, pembangunan gedung yang menggunakan uang rakyat, maka anggotanya sebagai pelayan harus memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.
“Silakan bangga dengan gedung barunya, tapi juga perbaiki layanan publik. Sehingga masyarakat di Jateng merasa lebih aman dan nyaman. Termasuk berurusan dengan kepolisian menjadi lebih mudah,” terangnya.
Gedung baru Mapolda Jateng ini disebut jenderal bintang empat itu menjadi salah satu yang terbaik dari beberapa gedung mapolda lain, yang sebelumnya diresmikan, yakni Mapolda Metro Jaya dan Mapolda Papua Barat.
“Sistemnya saya lihat juga bagus, pengamanannya sudah menggunakan elektronik. Kemudian pembagian ruangan yang cukup bagus. Ada pelayanan publik yang jadi satu, sehingga masyarakat bisa merasa nyaman ketika masuk kantor polisi,” ujarnya.
Tito juga mencontohkan agar para anggotanya melakukan pelayanan seperti dalam perbankan. Hal tersebut akan menambah suasana nyaman yang sudah didesain sedemikian rupa melalui gedung baru.
“Kepolisian adalah melayani institusi sipil, jadi jangan buat orang yang masuk polda ini serasa masuk di kandang macan. Buat orang yang masuk mapolda itu serasa masuk kantor perbankan, disambut dengan ramah, buat seperti orang mau masuk mal,” tandasnya.
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono menyebut, jika gedung baru Mapolda Jateng itu kini menjadi lokasi jujugan untuk foto selfie.“Ada ornamen salah satu tanda keajaiban dunia yakni Candi Borobudur di pagar depan Mapolda Jateng. Ornamen inilah yang diminati banyak warga,” ujarnya. Meski demikian, kapolda tak mempermasalahkan hal itu. Ia bahkan menyambut dengan terbuka dan berharap halaman Mapolda Jateng menjadi salah satu spot terbaik untuk berfoto. ”Jadikan gedung baru ini seperti rumah rakyat yang indah dan megah,” katanya. (tsa/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -