33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Overload, Populasi Buaya Tinggi

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Populasi buaya di Taman Margasatwa Semarang atau yang lebih dikenal dengan Bonbin Mangkang, cukup banyak. Kondisi tersebut tidak berimbang dengan luasan dan jumlah kandang yang ada. Sebagai solusi, pihak pengelola memindahkan buaya ke pusat penangkaran milik warga di Kabupaten Banyumas.
Ada tiga ekor buaya yang dipindah. Proses evakuasi melibatkan petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah, Kamis (22/3) sekitar pukul 10.00 WIB.
Salah satu petugas BKSDA Jateng, Rimbawanto mengatakan bahwa proses evakuasi ini dilakukan dengan cara mengikat keempat kaki buaya dan menggunakan mobil bak terbuka.
“Tiga buaya ini masing-masing berukuran dua sampai tiga meter. Pemindahan harus kami lakukan supaya tempat pengembangbiakkan hewan reptil tersebut lebih memadai, karena sudah overload,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (22/3).
Tujuh petugas gabungan BKSDA bersama pihak Bonbin Mangkang dikerahkan untuk memindahkan ketiga buaya tersebut. Menurutnya, jumlah buaya di Bonbin Mangkang tergolong cukup banyak. Selain itu beberapa indukan buaya sudah perlu mendapat perawatan lebih layak.
“Menyusul pemilik penangkaran di Banyumas juga sedang butuh indukan buaya muara, maka kita pindah dulu ke sana. Diharapkan pengembangbiakkan buayanya bisa berlangsung dengan bagus sehingga ekosistem buaya muara di Jateng tetap berlangsung,” jelasnya.
Reptil yang bernama latin Crocodylus Porosus di Taman Margasatwa Mangkang selama ini merupakan hewan sitaan dari sejumlah masyarakat. Di Pati, kata Rimba, ada seekor buaya muara yang disita akibat melanggar UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Selain Mangkang, masih terdapat buaya muara lainnya masing-masing di Solo dan Jepara yang juga dipindahkan ke Banyumas.
“Jadi total ada lima ekor buaya yang dipindahkan ke Banyumas di hari yang sama. Tapi kalau yang Jepara dan Solo itu miliknya warga setempat,” tandasnya. (tsa/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Wujudkan Kepedulian Lewat Baksos

MAGELANG - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian Universitas Tidar (Untidar) Magelang melaksanakan bakti sosial (baksos) di Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, 16-17...

Pesawat Cocor Merah jadi Panci  di Kaliangkrik

Seperti halnya Kota Magelang, wilayah Kabupaten Magelang pada agresi militer II Belanda, Desember 1948, juga menjadi medan pertempuran. Tentara Divisi Siliwangi yang hendak hijrah...

Plt Gubernur di Simpang Lima, Sekda di MAJT

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pelaksana Tugas Gubernur Jawa Tengah Drs H Heru Sudjatmoko MSi, dijadwalkan akan melaksanakan salat Idul Fitri di Lapangan Pancasila Simpang Lima,...

Pelti Terus Kawal Atlet Potensial

SEMARANG - Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Jateng terus melakukan pemantauan atlet untuk persiapan PON Papua 2020 mendatang. Termasuk di ajang empat tahunan,...

Tambah Daya Diskon 50 Persen

SEMARANG - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, PLN memberikan potongan harga 50 persen bagi pelanggan setia PLN di seluruh Indonesia yang ingin...

Waspadai Baiat Teroris lewat Online

SEMARANG - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mewaspadai penyebaran paham radikalisme melalui media sosial (medsos) maupun permasalahan radikalisme yang bisa saja terjadi di dalam...