33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Panglima TNI : Waspadai Pengaruh Cyber

Another

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto meminta generasi muda agar mewaspadai pengaruh cyber terutama perkembangan internet yang secara perlahan ikut mengikis pola pikir generasi muda. Terlebih saat ini hampir 51 persen penduduk dunia terhubung dengan jaringan internet dalam kesehariannya.

Hal itu dikatakan saat Panglima TNI memberikan pengarahan kepada siswa-siswi SMA Taruna Nusantara dalam acara jumpa tokoh nasional (JTN), Senin (19/3) di Balairung Pancasila.

Lebih lanjut dikatakan, hampir 51 persen penduduk telah terhubung dengan internet. Waktu yang dihabiskan untuk mengakses internet setiap hari hampir 3/4 hari.

Hadi menjelaskan, adanya kemajuan ini tidak hanya membawa dampak yang baik, tetapi juga berpengaruh buruk. Masyarakat, menurut Hadi, khususnya generasi muda dengan mudah mengakses internet. Mengetahui segala sesuatu dari dunia luar, termasuk paham-paham yang bertentangan dengan Pancasila.

“Mereka habiskan 3/4 hari hidup di dunia digital, 1/4 harinya untuk dunia nyata. Kemudahan mengakses internet, kita dapat mengetahui berita dari luar, tetapi dampak buruknya juga mudah terpengaruh paham dari luar,” jelas Hadi.

Hadi juga meminta kepada generasi muda untuk bersiap menghadapi Revolusi Industri 4.0. Pasalnya, menurut Hadi, berbagai ancaman akan datang mulai dari cyber crime atau kejahatan siber, ancaman biologis, dan kesenjangan.

Hadi memastikan, pihaknya akan terus melakukan upaya agar ideologi Pancasila dapat terus dipegang kuat oleh generasi muda. Hadi menyebutkan, adanya keberadaan Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP) yang dibentuk oleh Presiden Jokowi dengan menggandeng TNI juga akan ikut menguatkan langkah tersebut. “Kita akan sosialisasikan dan kuatkan ideologi pancasila di masyarakat, khususnya generasi muda,” jelas Hadi.

Hadi meminta kepada seluruh generasi muda, terutama siswa-siswi SMA TN yang dididik nilai-nilai karakter, untuk tetap mempertahankan nilai ideologi Pancasila.”Nilai ideologi Pancasila di kalangan generasi muda mengalami penurunan. Sudah terkena ideologi global. Oleh karena itu, kami minta jangan sampai terpengaruh. Generasi muda harus terus mempertahankan nilai ideologi Pancasila, jangan sampai nilai itu luntur,” tandas Hadi.

Sementara, Kepala SMA Taruna Nusantara, Brigjen TNI Purn Soebagio, mengatakan, SMA Taruna Nusantara mendapatkan kehormatan dengan kedatangan Panglima TNI yang hadir secara perseorangan dan memberikan ceramah secara langsung kepada siswa SMA TN.

Soebagio berharap agar seluruh siswa dapat memahami dan melaksanakan instruksi dari Panglima TNI dan meneladani kepemimpinannya.”Kami menyambut baik kedatangan Panglima TNI, Marsekal Hadi. Seperti yang kita ketahui beliau adalah sosok pemimpin yang baik. Dan ini perlu menjadi teladan dan contoh bagi siswa-siswa kami dan seluruh generasi muda,” pungkas Soebagio. (had/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

Tiga Bersamaan

Tiga orang hebat ini punya ide yang mirip-mirip. Hafidz Ary Nurhadi di Bandung, dr Andani Eka Putra di Padang dan Fima Inabuy di Kupang,...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Jalur Perseorangan Tak Diminati

“Belum ada yang mendaftar. Kalau berkonsultasi sudah ada dari salah satu calon perorangan.” DWI ENDIS MUNGKID—Proses penerimaan syarat dan dukungan bagi bakal calon (balon) bupati dan...

Masak Menu Takjil di Mal

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Ada pemandangan tak biasa di Drop Off Yudhistira Artos Mall Magelang, Kamis (31/5) sore. Para chef yang bekerja di Grand Artos...

Pendaftar Perangkat Desa Meningkat

KENDAL - Selama sepekan terakhir, permintaan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Polres Kendal meningkat. Setiap hari bisa ratusan orang yang mengurus SKCK ke...

Bangun Masjid Senilai Rp1,8 M

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – SDIT Ihsanul Fikri menggelar Charity Fun Walk yang bertujuan menggalang infak untuk membangun masjid senilai Rp1,8 miliar di lingkungan sekolah. Ketua...

Usul Tol Digratiskan saat Macet

SEMARANG – Komisi D DPRD Jateng berharap pihak terkait menerapkan manajemen komperehensif guna mengantisipasi potensi kemacetan saat arus mudik. Dewan mengusulkan para pemudik digratiskan...

Tanam 1000 Bibit Pohon Kopi

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID – Kawasan Bukit Menoreh di Dusun Selorejo, Desa Ngargoretno, Salaman, Kabupaten Magelang dihijaukan dengan penanaman 1.000 pohon kopi, Jumat (22/6). Penghijauan dilakukan...