Dua Wanita Diduga Edarkan Uang Palsu di Sragen

314

Mereka adalah Hartatik alias Tatik, 30, warga Jalan Pangeran Antasari, Kecamatan Air Putih, Samarinda. Saat ini, dia tinggal di Dukuh Banaran, Desa Sriwedari, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Ngawi.

Komplotan lainnya adalah Yunarmi, 20, warga Dukuh Jimbar kulon RT 01/05, Desa Guworejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Modusnya, mereka membeli sejumlah barang ke pedagang pasar. Dari aksi itu, mereka mendapatkan kembalian berupa uang asli. Kejadian itu segera dilaporkan ke Polsek Sukodono dan ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan.

Hasilnya, polisi menyita uang yang diduga palsu pecahan Rp 50.000 sebanyak 42  lembar, handphone, bumbu dapur yang dibeli menggunakan upal, dan sepeda motor Honda Vario nomor polisi AD-6233-BHE.

”Saya sudah berikan laporan awal ke kapolres dan wakapolres. Kami belum bisa memberikan informasi secara rinci, masih pengembangan,” ujar Kapolsek Sukodono, AKP Bambang Erwadi kepada Jawa Pos Radar Solo.

Jika terbukti edarkan uang palsu, dua perempuan tersebut dapat dijerat pasal 36 (3) Undang-Undang Nomor 7/2011 tentang Mata Uang.

(rs/din/fer/JPR)

Silakan beri komentar.