Wujudkan Pembangunan Sejuta Rumah

Koperasi DPD REI Jateng Gandeng BTN

875
Jalin Kerjasama : Deputi Branch Manager Bank Tabungan Negara Nooer Ridlo (paling kiri) usai melakukan  kerjasama dengan Koperasi DPD REI Jateng dalam penyelenggaraan material bahan bangunan perumahan. (istimewa)
Jalin Kerjasama : Deputi Branch Manager Bank Tabungan Negara Nooer Ridlo (paling kiri) usai melakukan  kerjasama dengan Koperasi DPD REI Jateng dalam penyelenggaraan material bahan bangunan perumahan. (istimewa)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Koperasi DPD REI Jateng bekerjasama dengan Bank Tabungan Negara (BTN) menyelenggarakan pembiayaan material bahan bangunan rumah. Kerjasama ini dilakukan dalam rangka mewujudkan pembangunan sejuta rumah di tahun 2018.

Kerjasama ini disambut baik oleh Deputi Branch Manager BTN Semarang Noor Ridlo, usai penandatangan kerjasama penyelenggaraan material bahan bangunan dengan koperasi DPD REI Jateng. Kerjasama ini untuk anggota DPD REI guna mendapatkan kepastian pembayaran. “Kami berharap kerjasama ini dapat meningkatkan pembangunan rumah di Kota Semarang, melalui KPR di Bank BTN.” jelas Ridlo.

Pembiayaan KPR di BTN tahun ini ditarget tumbuh 10 persen dibanding tahun lalu. Target pengucuran kredit untuk KPR tahun 2018 Rp 640 miliar dengan jumlah rumah sekitar 6.000 unit. Target ini untuk pembangunan rumah di wilayah Semarang, Ungaran, Kendal Batang dan Demak.

“Sampai Februari 2018, kucuran kredit BTN sudah mencapai 600 unit rumah. Diharapkan dengan kerjasama ini pembangunan perumahan akan lebih meningkat lagi,” tambahnya.

Sementara itu Ketua DPD REI Jateng Priyanto mengatakan kerjasama pembiayaan diperuntukkan bagi anggota REI yang saat ini sudah berjumlah 260 pengembang. Dengan adanya kerjasama ini diharapkan anggota koperasi DPD REI Jateng akan mendapat kepastian dalam pembayaran kebutuhan material bahan bangunan untuk proyek pembangunan rumah.

“Tahun ini DPD REI Jateng ditarget untuk membangun 10.000 unit rumah. Diharapkan dengan adanya koperasi ini para pengembang yang tergabung dalam anggota REI bisa mendapatkan harga bahan bangunan yang lebih terjangkau,” tambah Priyanto.

Sementara itu Ketua Koperasi DPD REI Jateng Hindarto Handoyo mengatakan, untuk menjadi anggota koperasi, pengembang harus menjadi anggota DPD REI Semarang. Sebagaimana aturan Dinas koperasi, untuk menjadi sebuah koperasi, harus memiliki modal awal Rp 75 juta.

Guna mengummpulkan modal awal ini, anggota REI wajib membayar simpanan pokok Rp 3 juta per anggota, dan simpanan wajib Rp 500 ribu per bulan. Dana yang terkumpul ini akan digunakan untuk membeli bahan material yang dibutuhkan para pengembang.

“Adanya koperasi pengembang akan mendapatkan harga bahan bangunan yang lebih terjangkau, karena dibeli dalam partai besar. Misalkan semen untuk satu rumah bisa mencapai 80 sak, jika dibeli dalam jumlah besar, akan mendapatkan harga yang lebih murah, karena di REI ada 260 pengembang,” tambahnya. (tya/ric)