BELUM JERA: Kabagops Kompol Sutomo menyegel kembali tempat karaoke di wilayah Trengguli yang masih nekat beroperasi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BELUM JERA: Kabagops Kompol Sutomo menyegel kembali tempat karaoke di wilayah Trengguli yang masih nekat beroperasi. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, DEMAK – Meski sudah dilakukan penyegelan, namun sejumlah tempat karaoke masih tetap nekat beroperasi. Kondisi ini diketahui, setelah dilakukan pengecekan dilapangan secara langsung oleh Kabagops Polres Demak Kompol Sutomo yang dikawal kepolisian dari Polsek Wonosalam, kemarin malam.

Bahkan, walau sudah di ingatkan, pemandu karaoke (PK) yang bertugas di karaoke tersebut masih saja menyanyi.  “Semalam itu, sebetulnya tidak ada razia. Saya hanya cek apakah betul atau tidak info dari masyarakat, bahwa karaoke di wilayah Trengguli ini tidak mengindahkan larangan beroperasi. Ternyata, info tersebut benar. Karaoke tetap buka,” kata Kompol Sutomo.

Melihat kenyataan tersebut, Kabagops Kompol Sutomo pun langsung mengultimatum para PK yang bernyanyi untuk segera meninggalkan tempat karaoke tersebut. “Saya berikan waktu 15 menit untuk meninggakan tempat. Mereka pun kemudian pergi lari terbirit-birit. Bahkan, ada pula sepeda motor yang dipakai PK ditinggal begitu saja,” ujarnya.

Kabagops menegaskan, pihaknya meminta Satpol PP bertindak tegas dan melakukan patroli malam. Sebab, meski telah disegel, hampir semua karaoke tetap buka. Seperti diketahui, sebelumnya tercatat ada 14 tempat karaoke disegel Satpol PP.  Karaoke karaoke tersebut berada disepanjang bantaran saluran irigasi atau berdiri diatas tanah Negara. “Kalau masih nekat buka, peralatan karaoke akan kita sita,” katanya. (hib/bas)