Target Kumpulkan Pajak Rp 856 Miliar

267
TAAT PAJAK : Si Kojib, maskot pajak ini membantu sosialisasi e-Billing dan e-Filing di Lapangan Rindam IV/Diponegoro Kota Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
TAAT PAJAK : Si Kojib, maskot pajak ini membantu sosialisasi e-Billing dan e-Filing di Lapangan Rindam IV/Diponegoro Kota Magelang. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Magelang menargetkan penerimaan pajak tahun 2018 sebesar Rp 856 miliar. Hingga saat ini, telah tercapai Rp 128 miliar atau sekitar 15 persen dari target.

“Untuk mencapai 100 persen, tahun ini kita harus tumbuh 26 persen dibanding tahun sebelumnya. Hingga bulan Maret ini, trennya membaik,” kata Kepala KPP Pratama Magelang, Wiratmoko di sela kegiatan memasyarakatkan layanan e-Billing dan e-Filing di Lapangan Rindam IV/Diponegoro belum lama ini.

Berbagai upaya telah ia tempuh. Yakni, berkolaborasi dengan wajib pajak (WP), melakukan imbauan, membantu WP yang mengalami permasalahan dalam perpajakan, serta menyosialisasikan penggunaan e-Billing. Layanan ini berlaku sejak 1 Juli 2016.

“Keunggulannya tidak terikat waktu, 24 jam bisa melakukan pembayaran pajak. Bayarnya bisa lewat internet banking, atau menggunakan anjungan tunai mandiri (ATM). (WP) yang menggunakan layanan ini sudah lebih dari 50 persen,” ujarnya.

Sementara penggunaan e-Filing untuk penyampaikan SPT Tahunan, kata dia, sudah memenuhi target. “Target tahun 2017 sebanyak 25.500 WP, kita tercapai 100 persen. Tahun ini, hingga pertengahan Maret sudah tercapai 30 persen. Biasanya akhir Maret akan membeludak,” imbuhnya. Batas akhir penyampaian SPT Tahunan WP Pribadi pada 31 Maret. Sedangkan WP Badan pada 30 April mendatang.

Adanya layanan e-Filing diharapkan bisa memecah antrean di kantor pelayanan pajak. Namun demikian, beberapa kendala pelaporan online kerap dihadapi WP. Mulai kendala koneksi internet, lupa dengan Electronic Filing Identification Number (EFIN), juga kata sandi. “EFIN merupakan kode untuk bisa masuk ke DJP Online. Walaupun bisa minta ke kita (KPP Pratama, Red) lagi, tapi kan jadi lama,” tuturnya.

Sementara itu, kemarin Bupati dan Wakil Bupati Wonosobo sampaikan laporan Surat Pemberitahunan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan Orang Pribadi  secara tepat waktu. Bertempat di ruang kerjanya Wakil Bupati Wonosobo Agus Subagiyo menyampaikan laporan tersebut menggunakan e-billing dengan disaksikan oleh Kepala KPP Pratama Temanggung Ananta Priyo Handoko.

Agus mengatakan, para pemimpin daerah merupakan panutan atau contoh bagi warganya, sehingga dalam melakukan penyampaian laporan SPT Tahunan harus secara benar dan tepat waktu. Wajib pajak perlu dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan baik serta tepat waktu. “Kami menyambut baik program jemput bola dan turun ke bawah bagaimana memberikan advokasi khususnya bagi masyarakat Wonosobo,” katanya. (put/ali/ton)