E-Katalog Penting Untuk Transparansi

134
SOSIALIASI: Dengan E-Katalog memudahkan dalam pengadaan barang/jasa di Pemda Batang, tanpda tender dan lebih transparan. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SOSIALIASI: Dengan E-Katalog memudahkan dalam pengadaan barang/jasa di Pemda Batang, tanpda tender dan lebih transparan. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pengadaan Barang dan Jasa melalui E-Katalog dapat membantu transparansi, karena barang yang akan dibeli harga sudah dicantumkan, sehingga tidak lagi ada manipulasi harga dalam pembeliannya. Sehingga dengan sistem ini, kini pengadaan barang bisa tanpa tender lagi.

“Pengadaan E-Katalog dapat membantu transparansi dalam regulasi, karena pengadaan tersebut juga tidak harus tender dan Undang–Undang melindungi selama terdaftar di E-Katalog,” kata Bupati Wihaji setelah membuka sosialisasi E-Katalog yang diikuti ASN, Anggota Polisi Polres Batang, Kejaksaan Batang di Aula Kantor Bupati, pada Selasa (20/3).

Saat ini sebut Bupati, pengadaan barang jasa menggunakan E-Katalog sudah banyak di lakukan oleh Organisasi Perangat Daerah (OPD ), karena sudah dirasakan sekali kemudahannya, sangat transparan.

Untuk itu, Bupati memerintahkan menggunakan E-Katalog saat pengadaan barang/jasa.“Dengan gunakan E-Katalog, terbukti transparan, akuntabel, dan akan lebih mudah dalam pemeriksaanya,” jelas Wihaji.

Diceritakan pula, bahwa sebenarnya Pemerintah Kabupaten Batang juga memiliki Aparatur Sipil Negera (ASN), yang mempunyai sertifikat pengadaan barang dan jasa. Ada sekitar 200 orang lebih yang bersertifikat.

Akan tetapi ada beberapa OPD seperti, di Kecamatan belum memiliki. Sehingga mengalami kesulitan ketika ada pengadaan barang jasa di kantornya. Dan karena aturan, sehingga harus meminjam ASN OPD lain untuk menjadi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Hal ini menjadi masalah baru yaitu ketakutan ASN yang bersertifikat, seandainya dijadikan PPK. Namun kembali ditekankan, harus bertangungjawab melayani masyarakat apapun resikonya, selama kita benar dan ikuti aturan tidak ada permasalahan.“ASN bersertifikat merasa honornya tidak dapat  seberapa tetapi resikonya tinggi, namun kami tekankan karena ini merupakan tugas dan kewajiban selaku ASN harus dilakukan,” tegas Bupati.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kabupaten Batang Tatang Sontani mengatakan, Pengadaan barang dan Jasa melalui E-Katalog sudah di atur dalam Perperes no 4 tahun 2015 tentang perubahan ke-4 Perpres 54 tahun 2010 tentang pengadaan barang / jasa.

Yang mana dalam sistem katalaog elektronik barang/jasa yang di cantumkan, sudah harus di tetapkan oleh Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/jasa Pemerintah (LKPP), yang di lakukan oleh pejabat pengadaan atau PPK intansi atau institusi.“Karena barang/jasa di E-Katalog sudah ditetapkan oleh LKPP, maka transaksinya juga transparan, sehingga bisa tanpa tender,”  tandas Tatang. (han/bas)