Ajak Masyarakat Tolak Politik Uang

144
TOLAK MONEY POLITIC : Muslim Aisha bersama Sa’dullah Assaidi dan sejumlah mahasiswa mendeklarasikan anti politik uang di ruang utama gedung pascasarjana Unisnu, Senin (19/3). (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
TOLAK MONEY POLITIC : Muslim Aisha bersama Sa’dullah Assaidi dan sejumlah mahasiswa mendeklarasikan anti politik uang di ruang utama gedung pascasarjana Unisnu, Senin (19/3). (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, JEPARA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah mengajak mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara perangi politik uang. Komisioner KPU Jateng Muslim Aisha mengatakan, politik uang memiliki dampak berbahaya dalam kehidupan. Politik uang menyebabkan ongkos politik mahal dan berpotensi menyebabkan korupsi.

”Kami ingin minimal mereka bisa mengajak orang terdekat, kepada keluarga,” ujarnya usai acara KPU Jateng Goes to Campus, dengan mengangkat tema besar Tolak Politik Uang, Senin (19/3).

Menurut Muslim, kampus merupakan tempat strategis untuk menggaungkan kampanye antipolitik uang. ”Dari kampus ini juga muncul ide menciptakan kampung anti-money politic, ini tentu kita sambut dengan baik. Termasuk juga ada usulan KPU goes to kampung, sehingga kampanye menolak politik uang bisa kita gaungkan langsung ke kampung-kampung,” tandasnya.

Rektor Unisnu Jepara Sa’dullah Assaidi mendukung upaya KPU menghilangkan politik uang. Ia meminta agar para mahasiswa dapat menggunakan hak pilihnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tanpa termakan politik uang.”Intinya Ikuti aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Kita saling bersinergi agar dapat bekerja dengan baik dan menciptakan pilgub yang demokratis,” jelasnya. (sga/ton)