Segera Bangun Pasar Darurat di 5 Titik

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan berjanji akan segera membangun pasar darurat unutk menampung pedagang Pasar Banjarsari yang hingga kini tidak memiliki lapak yang jelas untuk berdagang. Hal tersebut ditegaskan Pemkot Pekalongan, setelah dilakukan audiensi dengan perwakilan pedagang, di kompleks Setda Pekalongan, Senin (19/3).
Sebelum audiensi dengan pemkot, ratusan pedagang melakukan long march dari lokasi Pasar Banjarsari menggunakan kendaraan. Para pedagang yang datang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Banjarsari (IPPB) dan Paguyuban Pedagang Pasar Banjarsari (P2PB) .
Massa pedagang diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan Sri Ruminingsih, Wakapolres Pekalongan Kota Kompol Saprodin, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Zainul Hakim, Kepala Dinas Pembangunan Umum dan Penataan Ruang, Joko Purnomo, Kepala Bappeda Anita Heru Kusumo Rini, Kasat Pol PP, Muadi, dan 2 paguyuban Pedagang Pasar Banjarsari, yakni P2PB dan IPPB.
Sri Ruminingsih mengatakan bahwa paska kebakaran beberapa waktu lalu pemkot sudah langsung melakukan beberapa langkah rencana penanganan. Salah satunya dengan dibantu pihak Polres mendirikan posko.
Pihaknya sudah merencanakan percepatan pendirian pasar darurat. Pemkot memutuskan untuk menempatkan sebagian pedagang di Taman Patiunus, dan sebagian yang lain akan ditempatkan di sepanjang Jalan Patiunus sampai dengan pertigaan eks-Kelurahan Sugihwaras yang nantinya jalan tersebut akan ditutup, kemudian Jalan Blimbing, Jalan Mangga, dan Jalan Rambutan.
“Terkait wacana relokasi pedagang ke beberapa tempat seperti Lapangan Sorogenen, tidak memungkinkan. Karena sudah ditetapkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kami tidak bisa mengubah itu, karena keberadaan RTH diatur dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang,” jelas Sekda.
Termasuk opsi relokasi di Lapangan Setono, menimbang adanya renovasi Jembatan Grogolan yang sangat berpotensi padatnya lalu lintas di Kota Pekalongan. Padahal Setono merupakan jalur alternatif sehingga dikhawatirkan lalu lintas terlalu menumpuk.
Terkait pendanaan,  pemkot akan minta tambahan dana dari provinsi. Karena untuk percepatan pembangunan pasar darurat pemkot hanya menyediakan Rp 1,5 miliar dari dana belanja tak terduga milik pemkot. “Sisanya akan minta,” tandasnya.
Sementara itu, Edi Said selaku juru bicara IPPB usai audiensi, pihaknya mengajak para pedagang mendukung apa yang telah direncanakan pemerintah untuk mengatasi Pasar Banjarsari paska kebakaran waktu lalu.
“Saya terus mengimbau kepada pedagang untuk mendukung rencana pemerintah, InsyaAllah kalau kita mendukung, pedagang pasti akan mendapatkan tempat berjualan,” tutupnya. (han/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -