33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Segera Bangun Pasar Darurat di 5 Titik

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN – Pemerintah Kota Pekalongan berjanji akan segera membangun pasar darurat unutk menampung pedagang Pasar Banjarsari yang hingga kini tidak memiliki lapak yang jelas untuk berdagang. Hal tersebut ditegaskan Pemkot Pekalongan, setelah dilakukan audiensi dengan perwakilan pedagang, di kompleks Setda Pekalongan, Senin (19/3).
Sebelum audiensi dengan pemkot, ratusan pedagang melakukan long march dari lokasi Pasar Banjarsari menggunakan kendaraan. Para pedagang yang datang tergabung dalam Ikatan Pedagang Pasar Banjarsari (IPPB) dan Paguyuban Pedagang Pasar Banjarsari (P2PB) .
Massa pedagang diterima oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekalongan Sri Ruminingsih, Wakapolres Pekalongan Kota Kompol Saprodin, Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM, Zainul Hakim, Kepala Dinas Pembangunan Umum dan Penataan Ruang, Joko Purnomo, Kepala Bappeda Anita Heru Kusumo Rini, Kasat Pol PP, Muadi, dan 2 paguyuban Pedagang Pasar Banjarsari, yakni P2PB dan IPPB.
Sri Ruminingsih mengatakan bahwa paska kebakaran beberapa waktu lalu pemkot sudah langsung melakukan beberapa langkah rencana penanganan. Salah satunya dengan dibantu pihak Polres mendirikan posko.
Pihaknya sudah merencanakan percepatan pendirian pasar darurat. Pemkot memutuskan untuk menempatkan sebagian pedagang di Taman Patiunus, dan sebagian yang lain akan ditempatkan di sepanjang Jalan Patiunus sampai dengan pertigaan eks-Kelurahan Sugihwaras yang nantinya jalan tersebut akan ditutup, kemudian Jalan Blimbing, Jalan Mangga, dan Jalan Rambutan.
“Terkait wacana relokasi pedagang ke beberapa tempat seperti Lapangan Sorogenen, tidak memungkinkan. Karena sudah ditetapkan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan kami tidak bisa mengubah itu, karena keberadaan RTH diatur dalam UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang,” jelas Sekda.
Termasuk opsi relokasi di Lapangan Setono, menimbang adanya renovasi Jembatan Grogolan yang sangat berpotensi padatnya lalu lintas di Kota Pekalongan. Padahal Setono merupakan jalur alternatif sehingga dikhawatirkan lalu lintas terlalu menumpuk.
Terkait pendanaan,  pemkot akan minta tambahan dana dari provinsi. Karena untuk percepatan pembangunan pasar darurat pemkot hanya menyediakan Rp 1,5 miliar dari dana belanja tak terduga milik pemkot. “Sisanya akan minta,” tandasnya.
Sementara itu, Edi Said selaku juru bicara IPPB usai audiensi, pihaknya mengajak para pedagang mendukung apa yang telah direncanakan pemerintah untuk mengatasi Pasar Banjarsari paska kebakaran waktu lalu.
“Saya terus mengimbau kepada pedagang untuk mendukung rencana pemerintah, InsyaAllah kalau kita mendukung, pedagang pasti akan mendapatkan tempat berjualan,” tutupnya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...