TANAM MANGROVE : Ketua Tugu Muda Fortuner Community (Tufoc) Semarang, Wahyudi (topi merah), Perwakilan Pusdik Penerbad, Perwakilan Nasmoco, dan Pemkot Semarang menanam mangrove di Pantai Maron. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TANAM MANGROVE : Ketua Tugu Muda Fortuner Community (Tufoc) Semarang, Wahyudi (topi merah), Perwakilan Pusdik Penerbad, Perwakilan Nasmoco, dan Pemkot Semarang menanam mangrove di Pantai Maron. (ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Tingginya abrasi di Pantai Maron Semarang, merusak ekosistem alam yang ada di kawasan tersebut. Hal inilah yang mejadi alasan Tugu Muda Fortuner Community (Tufoc) Semarang, Nasmoco dan Pusdik Penerbad melakukan penanaman 1.000 bibit mangrove di garis Pantai Maron, kemarin.

Ketua Umum Tufoc, Wahyudi mengatakan gerakan penanaman mangrove tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian pencinta Fortuner Semarang terhadap lingkungan sekitar. Apalagi kawasan pantai utara Jawa, saat ini tingkat abrasinya cukup tinggi. “Penanaman mangrove ini adalah rangkaian dari HUT ke 1 Tufoc Semarang, diharapkan mampu memperbaiki ekosistem hutan bakau di wilayah Maron,” katanya.

Dengan ditanami mangrove, lanjut dia akan berfungsi sebagai sabuk pantai dan pelindung ombak, penahan lumpur serta menecegah sedimentasi kian parah. Acara tersebut diikuti 44 anggota Tufoc, perwakilan Pusdik Penerbad, dan Kepala Cabang Nasmoco Majapahit, Joko Prasongko.

Ia menerangkan, kegiatan bakti sosial memang menjadi fokus dari Tufoc Semarang. Seperti pelepasan anak penyu di Lampung, bantuan air bersih di Purwodadi dan ikut serta dalam tanggap bencana longsor Magelang belum lama ini. Hal ini sengaja dilakukan untuk menghilangkan citra negatif komunitas mobil yang dinilai ugal-ugalan.

“Komunitas otomotif dimata masyarakat mungkin sering dipandang biang pembuat macet dan pengguna jalan lain tidak nyaman. Kami ingin mengubah pandangan tersebut dengan mengadakan berbagai kegiatan sosial,” bebernya.

Selain menanam mangrove, Tufoc juga memberikan sumbangan kepada petani untuk merawat mangrove yang ditaman sampai tumbuh besar dan terhindar dari hama penyakit. “Lewat penanaman 1.000 mangrove ini kami berharap bisa menggeliatkan wisata di Pantai Maron,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Cabang Nasmoco Majapahit, Joko Prasongko menambahkan, pihaknya selalu berupaya mendekatkan diri dengan pelanggan setia pengguna produk Toyota. Seperti turut serta dalam acara yang digagas oleh Tufoc. Pasalnya, dengan adanya komunitas ini secara tidak langsung menciptakan image positif produk dari Toyota. “Tentu kami memberikan dukungan, karena kegiatannya positif dan memberikan dampak positif juga. Kami pun siap memberikan diskon sampai 50 persen bagi anggota komunitas Tufoc yang melakukan servis,” ucapnya. (den/ric)