Kekurangan Atlet Difabel

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Atlet berkebutuhan khusus Jateng bisa dibilang sangat kurang. Bahkan, Jateng tidak bisa mengikuti semua cabang olahraga (cabor) yang dibuka dalam Pekan Olahraga Nasional (Pornas) Special Olympic Indonesia (Soina) 2018 yang digelar di Pekanbaru dan Kepulauan Riau, Juli mendatang.
Kasie Olahraga Pendidikan dan Prestasi Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Kuncoro Dwi Wibowo menjelaskan, sebenarnya ada 12 cabor yang dipertandingkan di Pornas Soina. Tapi karena keterbatasan atlet, Jateng hanya mampu mengikuti 6 cabor saja. Yakni atletik, renang, tenis meja, bulutangkis, futsal, dan boci. “Kontingen yang diberangkatkan ada 61 orang. Itu atlet dan official,” terangnya, Senin (19/3).
Diakui, sebenarnya ada keinginan untuk mengikuti semua cabor yang disediakan. “Yang kami tidak ikutkan ada basket, voli, sebakbola, dan lain-lain. Nah, cabor itu kan butuh banyak atlet. Jadi tidak mungkin,” imbuhnya.
Keterbatasan jumlah atlet tersebut, lanjutnya, disebabkan karena pembibitan yang kurang optimal. Dia pun menyinggung jika kabupaten/kota memang kurang serius menyiapkan atlet berkebutuhan khusus. “Untuk Pornas tahun ini, merupakan kali pertama yang memberangkatkan pemprov. Sebelumnya, dari swadaya Pengprov Soina Jateng,” bebernya.
Meski begitu, pihaknya tetap optimistis Jateng punya kekuatan dalam Pornas Soina 2018. Sebagai persiapan, pihaknya menggelar Pekan Olahraga Daerah tingkat Jateng, Senin-Kamis (19-22/3). Terhitung ada 310 peserta yang bertanding di 6 cabor. “Setelah Porda selesai, kami langsung TC (training centre) untuk mematangkan persiapan Pornas,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov Soina  Jateng, Kristin menjelaskan, pekan olahraga ini bisa menjadi wadah kompetisi bagi atlet berkebutuhan khusus. “Ajang ini digelar 2 tahun sekali. Kalau Pornas kan empat tahun sekali. Jadi porda ini selain jadi ajang latihan, juga untuk berkompetisi di tingkat daerah yang rutin,” tegasnya. (amh/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -