33 C
Semarang
Minggu, 12 Juli 2020

Cegah Korupsi Kades Teken MoU dengan Kejari

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 239 desa se-Kabupaten Batang melakukan penandatanganan nota kesepahaman memorandum of understanding (MoU) atau prakontrak, bidang hukum dan tata usaha negara antara camat, kepala desa dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Batang. Hal ini bentuk usaha pemerintah daerah untuk melakukan pencegahan dalam pengelolaan keuangan agar tidak ada lagi korupsi.

“Ini bagian dari itikad baik Pemkab dengan Kejari. Bukan berarti setelah ini pengelola desa kebal hukum. Tapi ini merupakan media kita untuk melakukan pencegahan sebelum nanti mereka realisasi alokasi dana desa, kita dampingi bersama Kejari,” kata Wihaji di Pendopo Kabupaten Batang Senin (19/3).

Wihaji juga meminta kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, ketika ada kebijakan baru, aturan baru atapun regulasi yang belum dipahami oleh kepala desa, untuk segera disosialisasikan.

“Undang para kades, jangan takut-takut dari pada nanti menuai permasalahan karena masalah biasanya di akhir bukan di awal,” kata Wihaji.

Dijelaskan lebih lanjut, total keseluruhan dana desa di Kabupaten Batang tahun 2018, dari 239 desa mencapai hingga Rp 81 miliar. Rata-rata setiap desa menerima Rp 600 juta sampai Rp 1 miliar.

Kepala Kejaksaan Negeri Batang, Nova Elida Saragih menjelaskan, penandatangan nota MoU  ini, untuk memberikan pendampingan dan pengawalan alokasi dana desa dalam rangka mengefektifkan program yang berbasis desa secara merata dan berkeadilan.

Disampaikan juga selama ini ada beberapa desa yang sudah dilaporkan ke Kejaksaan. Untuk itu, pihaknya tidak ingin ada desa-desa yang kembali dilaporkan karena ada kebocoran yang mengakibatkan kerugian keuangan negara.

“Dana desa dipergunakan dan diperuntukan untuk kesejahteran desa, dan penyimpangan dana desa akan menghambat pembangunan desa,” tegas  Nova.

Untuk laporan kepala desa yang sudah ada di kejaksaan lanjutnya, masih dalam telaah dan pemeriksaan. Dalam kegiatan desa ini juga dipantau oleh LSM dan masyarakat.

“Mungkin kita tidak tahu, tapi ada LSM yang mengetahui dan melaporkan kepada kami. Karena biar bagaimanapun dana desa untuk kesejahteraan desa, lebih baik kita melakukan pencegahan agar tidak ada pelanggaran hukum,” tandasnya. (han/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Belum Ditemukan Pasien Difteri

“Ke depan, jangan ada lagi masyarakat yang menolak untuk diimunisasi.” Kuswantoro PURWOREJO—Dinas Kesehatan meminta para orang tua untuk tidak menolak ketika balitanya diimunisasi. Imunisasi atau vaksinasi...

Tingkatkan Kemampuan Penyelamatan

SEBANYAK 36 peserta perwakilan dari dari tim SAR di Jawa Tengah mengikuti pelatihan penyelamatan air di pantai Marina, Kota Semarang, Jumat (19/5). Pelatihan tersebut...

Samba Gelar Gowes “Semar Lali Ngonthel”

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sukses menggelar Tour de Borobudur, Komunitas Samba akan menggelar event sepeda Semarang-Boyolali Ngonthel (Semar Lali Ngonthel) pada 12 Mei 2018 mendatang. Dalam...

Rawan Dimanfaatkan Tengkulak

SEMARANG - E-commerce produk pertanian Regopantes yang digadang-gadang mampu memangkas rantai dstribusi dikhawatirkan justru jadi bumerang. Jika tidak ada pendampingan dan pengawasan, sistem penjualan...

Pabrik Popok Bayi “Mamamia” Terbakar

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Pabrik pampers PT Aman Indah Makmur di Kawasan Industri Candi Blok 9 No 9, Jalan Gatot Subroto, Ngaliyan, Semarang ludes terbakar....

Eks BPP DKP Semarang Divonis 18 Bulan

MANYARAN – Terdakwa eks Bendahara Pengeluaran Pembantu (BPP) DKP Semarang, yang terjerat kasus dugaan korupsi dana kegiatan pengelolaan taman dan ruang terbuka hijau (RTH)...