33 C
Semarang
Kamis, 16 Juli 2020

Gabungkan Touring dan Tourism

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sekitar 350 pemilik motor Suzuki GSX yang tergabung dalam PD GSX Club Indonesia (GCI) Jateng, menggelar Jambore Daerah (Jamda) pertama di Kota Semarang, Sabtu-Minggu (17-18/3). Banyak rangkaian kegiatan yang digelar. Mulai dari senam kesehatan, city tour, hingga beberapa kegiatan sosial di kawasan wisata Goa Kreo.
Saat datang ke Goa Kreo, para punggawa GCI Jateng langsung turun ke Waduk Jatibarang. Mereka membawa seperangkat alat kebersihan dan langsung melakukan bersih-bersih areal setempat. Setelah itu, para bikers menggelar baksos, dan memberi makan fauna penghuni Goa Kreo, hingga menanam 300 bibit pohon akasia dan trembesi. “Jamda ini sebagai bagian dari penggembelangan anggota. Jadi harus dilakukan dengan hal-hal positif. Sejauh mana mereka bisa menjadi tuan rumah sekaligus tamu yang baik,” kata Ketua Umum GCI Jateng, Sugiarto.
Pihaknya sengaja menggelar kegiatan di tempat wisata. Pasalnya, sesuai visi GCI Jateng, touring tidak bisa dipisahkan dengan tourism. “Awalnya kami sudah ada pilihan beberapa tempat wisata alam. Tadinya malah mau ke Gedungsongo, tapi setelah dipertimbangkan lagi, akhirnya dipilih Goa Kreo,” imbuhnya.
Pria yang juga anggota Komisi C DPRD Jateng itu mengaku, minimnya eksploitasi terhadap tempat wisata, membuat banyak lokasi potensial tersebut tidak banyak dikunjungi masyarakat. “Lewat komunitas seperti ini, kami juga ingin kenalkan lokasi-lokasi wisata potensial yang dengan mudah, dan murah dikunjungi masyarakat,” bebernya.
Upaya mengadakan lomba itu lanjutnya, juga untuk mengundang masyarakat luas untuk menikmati pemandangan di Goa Kreo. Dengan begitu, jika destinasi wisata itu dikenal, pemerintah setempat juga akan lebih merawat, memberikan fasilitas yang lebih dan layak, serta bertambah peduli terhadap wahana wisata di daerahnya.
Mengusung tema Sapta Pesona Goa Kreo, Jamda perdana itu juga disisipi lomba variasi motor. Terhitung ada 20 motor yang semua milik anggota GCI Jateng. “Ini perwakilan per chapter. Jadi setiap chapter mengajukan satu motor yang dianggap paling bagus. Diambil empat pemenang, masing-masing mendapat trophi, piagam, dan uang pembinaan,” tuturnya.
Sementara itu, Anggota GCI Purwokerto, Rici, yang juga pemenang kompetesi modifikasi dan safety riding mengatakan, kegiatan semacam ini adalah niat komunitas dalam mengembangkan destinasi wisata.
“Tempat wisata adalah tempat yang harus kita jaga dan kembangkan keberadaannya, oleh karena itu, saya senang sekali dengan kegiatan ini,” pungkasnya. (amh/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Warga Australia Pelajari Budaya Indonesia

SALATIGA – Sebanyak 18 orang yang sebagian besar merupakan mahasiswa Australian National University (ANU) mengikuti Program Intensif Belajar Bahasa dan Budaya Indonesia (PIBBI) yang...

Warga Semarang Luncurkan Buku di KBRI Budapest

 SEMARANG - Gana Stegmann, Diaspora asal Semarang yang bermukim di Jerman dan telah berkunjung ke lebih dari 20 negara di dunia sejak usia 18...

Di Balik Kemewahan Itu

Oleh: Dahlan Iskan Saya merasa beruntung. Pulang dari makan bersama mahasiswa Lebanon itu. Sopir Ubernya keren. Cerdas. Kritis. Rupanya ia begitu jengkel dengan keadaan ekonomi...

Boarding School Penguat Karakter Peserta Didik

RADARSEMARANG.COM - PENDIDIKAN Nasional sesuai dengan UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban...

Ribuan Jamaah Hadiri Khoul Akbar

KAJEN-Ribuan umat Islam dari jamaah Al Khidmah dan Masyarakat Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang dan Batang, serta Kota Pekalongan, berduyun-duyun berdatangan di Pendopo Rumah Dinas...

Jalin Keakraban dengan Pelanggan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Semarang mengadakan pertandingan persahabatan tenis meja bersama pelanggan. Pertandiangan diikuti peserta dari 13 industri di Kawasan...