33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Bupati : PPNI Harus Advokasi Anggotanya

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kajen diharapkan mampu memberi advokasi bagi anggotanya jika dalam melaksanakan tugas ada permasalahan hukum.
Hal tersebut diungkapkan Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, disela meresmikan gedung organisasi PPNI di Kajen, Sabtu (17/3). Sebelumnya PPNI menempati gedung di daerah Kecamatan Wiradesa dan belum dapat nenberikan pelayanan maksimal kepada 900 an anggotanya.
Menurut bupati, jika PPNI mampu menjadi pendamping, maka akan ada perasaan tenang, ada yang membela jika timbul masalah hukum, dan menjadi sesuatu hal yang penting dalam menunjang profesionalisme.
“Bekerja pun terasa aman karena ada PPNI yang akan mendampingi, ketika ada permasalahan saat memberi pelayanan,” ungkap Asip.
Bupati juga mengatakan bahwa advokasi bagi perawat adalah hal yang wajar, karena pekerjaan sebagai perawat ini memiliki sensitifitas  yang tinggi. Pasien yang tidak berkenan sedikit saja akan mengeluh, memprotes, bahkan mengajukan proses hukum. Untuk itu PPNI harus menegakkan aturan, agar tidak dapat menimbulkan kegaduhan.
Menurutnya PPNI adalah salah satu organisasi profesi yang bertujuan untuk pemberdayaaan anggotanya. Diharapkan PPNI mampu menjadi pelengkap organisasi profesi lainnya. Khususnya dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Pekalongan.
Bupati juga menegaskan bahwa hingga saat ini, pencapaian angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Pekalongan, menunjukan tren menurun dari tahun ke tahun. Ini tidak lepas dari dukungan perawat baik dari rumah sakit maupun puskesmas. Namun diharapkan agar para perawat ini lebih giat lagi dalam mengurangi angka kematian ibu dan bayi ini.
“Saya berharap kematian ibu dan bayi semakin terus menurun, kalau bisa tidak ada lagi kematian ibu dan bayi lagi di Kabupaten Pekalongan untuk tahun ini, terus bekerja dengan tulus ikhlas dan profesional,” tegas bupati. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...