33 C
Semarang
Selasa, 22 September 2020

Usir Roh Jahat dari Manusia

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Guyuran hujan tak menyurutkan semangat ratusan umat Hindu di Magelang Raya mengarak 2 patung raksasa ogoh-ogoh Ruk Muka dan Rukma Kala, Jumat (16/3) sore. Pawai ogoh-ogoh ini merupakan rangkaian dari perayaan Nyepi.
Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Magelang I Gede Suarti mengatakan, pawai ogoh-ogoh ini dalam rangka mengusir roh jahat di dalam maupun luar tubuh manusia. Tujuannya agar pelaksanaan catur brata penyepian dapat berjalan lancar. “Setiap tahun kita melaksanakan pawai ogoh-ogoh ini. Kali ini beserta sekitar 200 umat dari seluruh wilayah Magelang,” kata I Gede Suarti.
Sebelum melakukan pawai ogoh-ogoh, segenap umat melakukan pembersihan jasmani dan rohani serta peralatan di lingkungan Pura Wirabuwana. Dalam kesempatan tersebut pula, diadakan Tawur Agung Kesanga dalam rangka memberikan nyagna ke buta kala.
“Setelah pawai, di malam hari kita melaksanakan sembahyang di Pura secara bersama-sama. Baru besoknya kita merayakan Nyepi selama satu hari satu malam di rumah masing-masing,” tutur I Gede Suarti.
I Gede Suarti menuturkan untuk ogoh-ogoh yang diarak mempunyai filosofi Bima Mencari Tirta Amerta. Ceritanya tentang seorang bernama Bima disuruh oleh Resi Drona untuk mencari tirta amerta untuk kesejahteraan manusia. “Filosofinya siapapun yang bekerja, jangan ragu-ragu, karena kalau ragu-ragu tidak akan ada hasil,” tandas I Gede.
Ketua PHDI Kota Magelang I Gede Mahardika menambahkan, dalam perayaan Nyepi tahun 2018 ini, umat Hindu berharap kedamaian di Indonesia tetap ada. Terlebih, tahun 2018 ini merupakan tahun politik dengan pelaksanaan Pilkada serentak di beberapa daerah di Indonesia, termasuk Magelang. “Semoga kedamaian senantiasa menyelimuti bangsa Indonesia dan kesejahteraan makin meningkat untuk masyarakat. Umat Hindu juga kami tekankan agar menolak hoax yang telah memecah belah bangsa,” jelas I Gede Mahardika yang juga Kapolsek Bandongan ini. (had/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kelurahan Harus Selektif Keluarkan SKTM

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Wali Kota Magelang, Sigit Widyonindito meminta semua kelurahan di Kota Magelang untuk lebih selektif mengeluarkan surat keterangan tidak mampu (SKTM). Pasalnya,...

Lima Rumah Terbakar, Dua Dirobohkan

RADARSEMARANG.COM, BLORA - Lima rumah di Dukuh Pekuwon Lor, Desa Gabusan, Kecamatan Jati, Blora ludes dilalap si jago merah, Rabu (30/5) malam. Kejadian tersebut...

Janet Rine Teowarang Manfaatkan Dana Hibah untuk Melestarikan Tenun

MENJADI salah satu penerima dana hibah dari alumni Grant Scheme Australia, Janet Rine Teowarang, fashion designer asal Surabaya, ingin mengangkat lagi tenun asal Pasuruan yang perlahan...

Dua Siswi SD Kakak-Adik Dicabuli

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Kasus pencabulan menimpa kakak beradik, N dan D, anak di bawah umur yang tinggal di Sumurboto, Banyumanik. Pelakunya, Supriono, 37, pria yang...

Ratusan Pelayat Antar Ibunda Mirna

RADARSEMARANG.COM, KENDAL— Retno Dumilah, ibunda dari Bupati Kendal Mirna Annis meninggal dunia. Ratusan pelayat mengiringi prosesi pemakaman istri Brigjen Pol Zainal Abidin Ishak, mantan...

Libatkan Komunitas dalam Perencanaan

WONOSOBO - Puluhan komunitas di Wonosobo, Kamis (2/11) menggelar pertemuan di Ruang Mangunkusuma Setda Wonosobo. Mereka memberikan berbagai masukan terkait perencanaan pembangunan daerah. Kepala Bidang...