33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

Tak Ada Intrik Dalam Rotasi

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sebanyak 109 pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan, dilantik oleh Bupati Asip Kholbihi, di aula Sekretariat Daerah, Jumat (16/3).
Adapun ke-109 pejabat struktural yang dilantik tersebut, terdiri atas 103 jabatan administrasi dan pengawas, 1 jabatan fungsional penyuluh kesehatan, 1 jabatan fungsional auditor, 2 jabatan fungsional guru, 1 jabatan fungsional pranata humas dan 1 jabatan fungsional pranata komputer.
Bupati Asip meminta ASN yang belum mendapat jabatan tidak berkecil hati. Karena roda terus berputar. Perjalanan ASN juga berputar. “Hari ini belum punya kesempatan, InsyaAllah suatu saat akan mendapat kesempatan. Jalankan saja dengan lapang dada. Saya akan mentradisikan bahwa pelantikan itu bukan suatu yang heboh. Apalagi harus diwarnai dengan intrik-intrik. Itu tidak ada,” ungkap bupati.
Bupati juga mengatakan bahwa Permendagri Nomor 12 Tahun 2017, tentang Pedoman Pembentukan dan Klasifikasi Cabang Dinas, dan Unit PelaksanaTeknis Daerah, telah menerangkan bahwa seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota menghapus seluruh UPTD Pendidikan di tingkat Kecamatan.
“Dahulu kawan-kawan Kepala UPTD seperti raja di Kecamatan, namun sekarang harus menduduki tempat tugas yang sama sekali baru. Oleh karena itu harus banyak belajar. Terus terang kami melakukan evaluasi, terhadap para eks Kepala UPTD Pendidikan yang belum bisa bekerja maksimal, dan akan bekerja di tempat masing-masing,” ujar Bupati.
Bupati mengatakan, ada sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang filosofi kepemimpinan. Yaitu bahwa setiap pemimpin adalah pelayan bagi anak buahnya. Melayani adalah filosofi yang paling mendasar di tingkat pergaulan sosial.
“Karena dengan demikian, akan men-downline posisi individual kita. Sedangkan kalau penguasa, itu meng-upline, posisi individual kita dinaikkan sehingga menganggap kecil semuanya,
ujarnya.
“Positioning pribadi harus kita downline-kan untuk menjadi pelayan. Seperti para Camat sebagai pemimpin wilayah, saya harapkan kecerdasan emosional untuk dijaga, kecerdasan intelektualnya juga harus ditingkatkan dan kecerdasan spiritualnya juga harus diasah,” tegas Bupati Asip. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PLN Ajak Siswa Menanam Pohon

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - PT PLN Persero area Demak Grobogan menjalankan program mengajar dan tanam pohon di sekolah, tepatnya di SDN 2 Sidomulyo, Kecamatan Wonosalam....

Data Utama Alokasi Pupuk Bersubsidi

SEMARANG - Program Kartu Tani merupakan salah satu upaya mereformasi subsidi pupuk dan penyempurnaan data petani. Tranparansi dan akurasi data Kartu Tani sangat penting...

Jalur Tol Gelap dan Rawan Bagi Pemudik

BATANG-Penggunaan jalur Tol Trans Jawa di sepanjang jalur Kabupaten Batang Polres Batang, patut dipertimbangkan. Pasalnya, jalur tol tersebut masih banyak rawan dilintasi para pemudik,...

Atribut Melanggar Masih Terpasang

SALATIGA-Pasangan calon wali kota-wakil wali kota Salatiga bersama tim suksesnya masih saja mengabaikan aturan pemasangan alat peraga kampanye (APK). Hingga kemarin, masih saja ditemui...

Viral di Medsos Harga Pertalite Naik, Begini Jawaban Pertamina

JawaPos.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite tengah viral di media sosial. Hal itu muncul dari sebuah meme yang menyebutkan Pertalite...

Ngaku Intel Polda, Dita Gagahi Anak di Bawah Umur

KENDAL—Pemerkosaan terhadap anak di bawah umur terjadi di Kendal. Ironisnya, modus pelaku dengan mengaku sebagai seorang anggota polisi yang bertugas di Unit Intel Polda...