PEDULI LINGKUNGAN : Para siswa mendapat sosialisasi mengenai pengolahan sampah yang benar dari LSM Bintari. (Ist)
PEDULI LINGKUNGAN : Para siswa mendapat sosialisasi mengenai pengolahan sampah yang benar dari LSM Bintari. (Ist)

RADARSEMARANG.COMSEMARANG – SMP Islam Terpadu PAPB yang beralamat di Jalan Panda Barat 44 Palebon Pedurungan, bekerjasama dengan LSM Bina Karta Lestari (Bintari) Semarang, melaksanakan kegiatan sosialisasi pengolahan sampah, bertempat di aula sekolah, Kamis (15/3).

Penanggungjawab kegiatan, Ma’rifah, mengatakan, acara ini bagian dari memperingati Hari Peduli Sampah, yang diikuti oleh siswa-siswi kelas VII dan VIII. “Sebelumnya kami menggelar jalan sehat sembari mengambil sampah sepanjang area jalan sehat,” ungkapnya. “Hari ini kami menggelar sosialisasi mengenai pengolahan sampah. Tujuannya, agar siswa paham dan sadar membuang sampah pada tempatnya,” tandasnya.

Selaku pemateri, Dani Yustiadi dari LSM Bintari mengatakan, perilaku membuang sampah harus diedukasi secara benar. “Membuang sampah itu tidak sekadar dilempar pada tempatnya, melainkan yang bijak trampil memilah mana sampah organik, non-organik serta sampah bahan berbahaya dan beracun (B3),” ungkapnya.

Dani menambahkan, sampah organik bisa dibuat kompos dan kerajinan dari daun. Sedangkan dari sampah non organik, bisa didaur ulang menjadi barang yang mempunyai nilai guna, bahkan dijual karena menjadi kerajian mulai dari kaleng, plastik bekas berbentuk tas serta aneka barang daur ulang kreatif lainnya.

Terpisah, Kepala SMP IT PAPB, Ramelan, menyampaikan bahwa perilaku bersih dan membuang sampah pada tempatnya harus menjadi budaya. “Saat kita di rumah, di sekolah atau di mana saja, membuang sampah harus pada tempatnya sebagai bukti cinta kepada lingkungan,” tegasnya. (*/zal)