Siapkan Tujuh KA Tambahan

702
MASIH JADI PILIHAN : Petugas mempersiapkan keberangkatan kereta api (KA) di sebuah stasiun di Kota Semarang. Tiket KA mudik dan balik lebaran kini sudah hampir habis diborong meski penjualan baru dibuka. (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Calon penumpang pada arus mudik Lebaran 2018 ini sudah bisa melakukan pemesanan tiket kereta api (KA) mulai Rabu (14/3) untuk keberangkatan  KA pada 12 Juni 2018 H-1 sampai H–3 harisebelum Lebaran. Selain itu juga disediakan 7 KA tambahan untuk mengantisipasi membeludaknya pemudik.

Manajer Humas PT KAI Daop IV Semarang, Suprapto mengatakan, tujuh KA tambahan tersebut akan beroperasi pada 4 Juni hingga 26 Juni 2018. Khusus angkutan Lebaran tahun ini, jumlah perjalanan KA yang beroperasi di wilayahnya sebanyak 65 perjalanan dengan kapasitas 42.210 tempat duduk. ”Puncak arus mudik di wilayah Daop IV Semarang diperkirakan terjadi pada 13 Juni 2018. Adapun arus balik diprediksi terjadi pada 17 Juni 2018,” katanya kemarin.

Suprapto menjelaskan jika perjalanan KA di Daop IV terdiri atas 13 KA regular dengan jumlah 8.170 tempat duduk dan 3 KA tambahan sebanyak 2.620 tempat duduk yang merupakan pemberangkatan awal dari wilayah Daop IV. Serta Ditambah 16 perjalanan KA lokal dengan jumlah 8.776 tempat duduk, serta 29 KA reguler berjumlah 16.368 tempat duduk. “Untuk 4 KA tambahan yang melintas di wilayah Daop IV Semarang, memiliki kapasitas 6.276 tempat duduk,” tambahnya.

Mulai kemarin, masyarakat pun bisa membeli tiket melalui sistem pemesanan tiket KA pada 90 hari sebelum keberangkatan atau H-90 atau pada tanggal 14 Maret 2018 lalu sampai untuk keberangkatan KA 3 hari sebelum Lebaran.  Sementara untuk pemesanan tiket KA tambahan bisa dilakukan mulai H-60 mendatang. “Nantinya pada masa angkutan Lebaran tahun 2018 nanti, kami memperbesar kapasitas bandwidth dari 150 MB menjadi 400 MB untuk kelancaran akses pemesanan tiket,” ucapnya.

Pihaknya mengaku telah memperkuat sistem keamanan dengan meng upgrade sistem firewall untuk meminimalisasi risiko adanya gangguan sistem IT. “Arus mudik sendiri diperkirakan akan mengalami puncaknya pada Rabu, 13 Juni 2018 (H1-2) dan puncak arus baliknya diperkirakan akan terjadi pada Minggu, 17 Juni 2018 (H2+1),” pungkasnya. (den/ric)