PARA JUARA : Penyerahan trofi pemenang lomba bercerita di Gedung Kyai Sepanjang, kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)
PARA JUARA : Penyerahan trofi pemenang lomba bercerita di Gedung Kyai Sepanjang, kemarin. (PUPUT PUSPITASARI/RADAR KEDU)

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Magelang mengajak siswa SD/MI se Kota Magelang makin mencintai dunia literasi. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyelenggarakan lomba bercerita tingkat kota, sekaligus mencari bibit unggulan yang akan mewakili Kota Magelang menuju kompetisi tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Kepala Disperpusip Kota Magelang, Sri Rohmiati menyebut ada sekitar 76 siswa mengikuti lomba ini. Dari jumlah itu, ia hanya mengambil tiga juara utama dan tiga juara harapan. Sedangkan tema cerita yang dipilih peserta telah ia tentukan. Di antaranya, Gunung Tidar dan Kiai Sepanjang, Kisah Joko Bancet, dan Jago Klawu Bendo.

“Semua kisah diangkat dari lokal, dan disampaikan dengan Bahasa Indonesia,” kata Sri, usai mengumumkan pemenang lomba, Keisha Visaliany W dari SD Muhammadiyah 1 Aternatif (Mutual), Kota Magelang, di Gedung Kyai Sepanjang.

Ia berpesan kepada sekolah yang siswanya berkesempatan mewakili kota ke tingkat yang lebih tinggi, untuk mempersiapkan mental dan penguasan materi. Setelah itu, pihaknya juga akan membimbing delegasinya agar makin siap dan matang.

Juri lomba, Yuliatun mengakui, bahwa peserta yang berhasil meraih total nilai 267 itu layak menang. Dari kriteria penilaian, seperti penampilan, keknik bercerita, dan penguasaan materi bisa dikuasai. “Hanya saja, kostumnya kurang mendukung. Ke depan, akan lebih dipersiapkan,” ujarnya. (put/lis)