Prajurit Armed Unduh Mobile JKN

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Magelang intensif mengenalkan layanan berbasis digital menggunakan aplikasi mobile JKN.
Kemarin, giliran prajurit Batalyon Armed 3/105 Tarik Kodam IV/Diponegoro, Magelang yang mendapat sosialisasi, di aula batalyon setempat. Setelah itu, para prajurit tersebut diajak mengunduh mobile JKN rame-rame.
Kabid Kepesertaan dan Pelayanan Peserta, BPJS Kesehatan Cabang Magelang, Agustin Erna mengatakan aplikasi ini memiliki tiga fitur utama. Yaitu untuk mendapatkan informasi tentang status peserta dan pembayaran, mencari lokasi dan mengubah fasilitas kesehatan serta menampilkan KIS digital yang fungsinya sama dengan KIS dalam bentuk fisik.
“KIS digital, merupakan identitias peserta JKN-KIS melalui media elektronik telepon pintar yang memuat nama, nomor identitas peserta yang terintegrasi dengan nomor induk kependudukan (NIK) sebagai bukti peserta yang sah dalam memperoleh akses pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) dan atau fasilitas kesehatan rujukan tingkat lanjutan (FKRTL),” kata Agustin, usai memberikan sosialisasi, kemarin.
Saat ini, ajakan masal menggunakan mobile JKN sedang menyasar segmen pegawai negeri dan swasta, TNI, serta Polri. Secara jangkauan diakui lebih mudah. Sebab, dari 1.458.223 peserta yang tercatat sebagai pengguna Mobile JKN di wilayah Magelang baru 8.295 peserta. Sementara secara nasional, dari 193 juta peserta JKN-KIS, pengguna aplikasi ini baru 1,5 juta jiwa. “Secara bertahap, kami mengajak masyarakat untuk menggunakannya,” tandasnya.
Sementara itu, Danraipur C Yon Armed 3/105 Tarik, Kapten Arm Sudarmono menambahkan, bahwa sosialisasi ini bermanfaat bagi prajuritnya yang telah terdaftar menjadi peserta JKN-KIS untuk mengetahui hak-hak yang bisa didapatkan. Apalagi, sebagai prajurit erat kaitannya dengan kesehatan fisik, dan sewaktu-waktu bisa saja ditugaskan ke luar daerah. (put/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -