KUNJUNGAN : Afra Widyawiratih Arini, (tengah)Public Relation Biskuit Kokola Halal Regional Jateng saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Semarang ditemui Koordinator Liputan Ida Nor Layla  dan Manajer HRD Yuni Ekowati M. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
KUNJUNGAN : Afra Widyawiratih Arini, (tengah)Public Relation Biskuit Kokola Halal Regional Jateng saat berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Semarang ditemui Koordinator Liputan Ida Nor Layla  dan Manajer HRD Yuni Ekowati M. (SIGIT ANDRIANTO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Produsen biskuit dan kukis asal Surabaya Kokola Halal berupaya memperkuat posisinya di pasar Semarang. Hal ini dilakukan mengingat Semarang merupakan jantung bisnis di Jawa Tengah.

Public Relation Biskuit Kokola Halal Regional Jateng, Afra Widyawiratih Arini mengatakan bahwa saat ini, Kokola Halal sudah memiliki posisi yang cukup kuat di Jawa Timur, utamanya Gresik. Sehingga, Jawa Tengah menjadi bidikan selanjutnya untuk bisa meningkatkan posisi dalam persaingan di pasar Jateng.”Kita sedang berupaya karena memang di Jawa Tegah ada sejumlah kompetitor,” jelas Afra dalam kunjungannya ke Jawa Pos Radar Semarang.

Kehadiran Kokola Halal di Jawa Tengah tetap dengan memposisikan produknya sebagai biskuit dan kukis halal. Dijelaskan oleh Afra, tidak hanya sekedar tulisan, kehalalan produk Kokola didasarkan dari berbagai aspek, mulai penggunaan bahan baku, alat produksi, hingga proses produksi yang baik. ”Halal itu lekat dengan baik dan memang ini baik untuk semua. Tiga bulan sekali, kita juga ada pengecekan halal dari MUI,” jelasnya.

Selain menyasar pasar dalam negeri, produk produsen yang sudah 43 tahun hadir di pasaran biskuit dan kukis ini juga hadir di pasaran mancanegara, seperti China Australia, dan juga Jepang. ”Namun untuk namanya tidak sama dengan yang ada di Indonesia,” ujarnya. (sga/bas)