Janjikan April Bisa Cair

Tabungan Nasabah PD BKK Pringsurat

461
TUNGGU KEPASTIAN : Direktur Utama PD BKK Pringsurat Supriyadi menjelaskan skema pembayaran kepada puluhan nasabah di aula Kantor PD BKK Pringsurat di Maron Temanggung, Rabu (14/3). (Ahsan fauzi/radar kedu)
TUNGGU KEPASTIAN : Direktur Utama PD BKK Pringsurat Supriyadi menjelaskan skema pembayaran kepada puluhan nasabah di aula Kantor PD BKK Pringsurat di Maron Temanggung, Rabu (14/3). (Ahsan fauzi/radar kedu)

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Sekitar 70 orang yang mengatasnamakan diri korban nasabah Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan (PD BKK) Pringsurat kembali mendatangi Kantor PD BKK Pringsurat di Maron Temanggung, Rabu (14/3) siang. Tidak melakukan orasi atau membawa spanduk, mereka hanya ingin bertemu Direktur Utama PD BKK Pringsurat Supriyadi untuk meminta kepastian kapan uang nasabah bisa diambil.

Jika sehari sebelumnya, mereka mengaku waswas dan khawatir, namun kemarin mereka mengaku lega. Sebab, pihak manajemen PD BKK Pringsurat memberikan kepastian uang nasabah bisa diserahkan kepada nasabah secara bertahap dan proporsional dalam waktu dekat ini.

“Besok Jumat (16/3) kami akan menghadap Plt Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko untuk minta persetujuan atau tanda tangan permohonan dana suntikan dari Pemprov dana sebanyak Rp 30 miliar untuk mengatasi persoalan yang membelit PD BKK Pringsurat tersebut,” ucap Direktur Utama PD BKK Pringsurat Supriyadi saat menemui puluhan nasabah, kemarin.

Supriyadi melanjutkan, jika disetujui, dana Rp5 miliar akan digunakan untuk operasional dan Rp 25 miliar bisa diserahkan ke nasabah yang memiliki tabungan. “Jika dana sudah cair. April-Mei 2018 dana sudah bisa diserahkan ke nasabah,” ucapnya.

Supriyadi melanjutkan, untuk Tamades, bisa diterimakan antara 30 persen hingga 100 persen dengan melihat total depositonya. Selanjutnya untuk Tamades Plus akan diserahkan 100 persen dan Tansiwa akan diberikan 50 persen. “Upaya penyelamatan ini bertahap, jangka pendek ini, April-Mei 2018 bisa dicairkan Rp 25 miliar, jangka menengah April-Mei 2019 sebanyak Rp 27 miliar dan jangka panjang April-Mei 2020 sebanyak Rp 41 miliar,” ungkapnya.

Sementara itu, Koordinator Paguyuban Nasabah Korban PD BKK Pringsurat, Bagyo Pramono mengaku cukup lega dengan jawaban Supriyadi. “Saya dan teman-teman senang ada jawaban pasti dari Direktur. Tinggal kita tunggu realisasinya, kita berdoa mudah-mudahan tidak mleset (sesuai yang dijanjikan),” ucapnya. (san/ton)