33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Dulu Terkumuh, Kini Kota Terbersih 

Gebrakan Bupati-Wabup Pekalongan

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Kabupaten Pekalongan dalam dua tahun terakhir, telah mengalami banyak perubahan di segala bidang. Termasuk menjadi salah satu kota terbersih di Indonesia pada tahun 2017, yang dibuktikan dengan piala Adipura. Padahal sebelumnya Kabupaten Pekalongan merupakan kota terkumuh di Jawa Tengah.
Kemajuan pembangunan Kabupaten Pekalongan tersebut, disampaikan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat menerima silaturrahmi rombongan Jawa Pos Radar Semarang, di rumah Dinas Bupati Pekalongan, Rabu (14/3) kemarin.
Banyak capaian yang diraih, kata Bupati Asip, dalam dua tahun pemerintahannya bersama Wakil Bupati (Wabup) Pekalongan, Arini Harimurti. Manfaat luar biasa yang dirasakan masyarakat luas adalah naiknya peringkat pendidikan menengah dari ranking 34 se-Jateng pada tahun 2014, melonjak menjadi ranking 17 pada tahun 2017 lalu.
Selain itu, rendahnya angka kematian pada ibu dan anak, patut diapresiasi. Tahun 2017 hanya tercatat dua korban ibu meninggal. Padahal pada tahun 2015 lalu, Kabupaten Pekalongan tercatat sebagai kabupaten dengan angka kematian ibu dan anak tertinggi di Jateng.
Demikian juga dengan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pekalongan, target tahun 2016 sebesar 4,90 persen, tercapai 5,16 persen. Sedangkan tahun 2017, targetnya 5,10 persen, tercapai 5,19 persen. “Karena itulah, tahun 2018 kami menargetkan pertumbuhan ekonomi meningkat lagi menjadi 5,25 persen  dan tahun 2019 menjadi 5,45 persen,” katanya.
Pihaknya saat ini fokus dengan pendirian 8 perguruan tinggi negeri (PTN) di Kabupaten Pekalongan. Saat ini sudah berdiri Institut Agama Islam Negeri (IAIN) di Desa Rowolaku, Kecamatan Kajen, dan akan diikuti 7 perguruan tinggi lainnya. “April besok, Undip akan melakukan launching di Kajen. Gedungnya sudah ada dan lahan untuk pengembangan seluas 40 hektare di Kecamatan Kesesi sudah kami siapkan,” ungkap Bupati Pekalongan.
Bupati juga menyampaikan perkembangan wisata di daerah pegunungan, khususnya Petungkriyono yang dikembangkan menjadi wisata alam, kini ramai dikunjungi wisatawan. Padahal Petungkriyono semula hanya hutan balantara, nyaris tak tersentuh pembangunan atau salah satu daerah tertinggal.
Saat ini, Petungkriyono menjadi daerah kunjungan wisata favorit dari banyak orang, mulai luar kota hingga luar negeri. Tercatat lebih dari 7 ribu wisatawan berkunjung ke Petungkriyono. Bahkan sudah mencapai Rp 2 miliar perputaran uang di Petungkriyono dalam sebulan.
“Bahkan Kopi Petungkriyono sudah sangat mendunia. Saat ini, kami kembangkan semua potensi ekonomi Petungkriyono, mulai dari kopinya, minyak asiri hingga gula aren,” kata Bupati Asip.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Baehaqi, menegaskan bahwa pihaknya sangat mendukung langkah Bupati Pekalongan Asip Kholbihi dalam membangun Kabupaten Pekalongan dengan mengedepankan potensi dan kearifan lokal. “Kami akan mendukung pembangunan Kabupaten Pekalongan, dengan menjalin kerjasama yang lebih baik lagi,” tegas Baehaqi. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Belajar Tanam Gandum di UKSW

SALATIGA –Fakultas Pertanian dan Bisnis (FPB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga meluncurkan Griya Gandum Tropis. Program ini adalah embrio yang menggambarkan perjalanan tanaman...

Raup Puluhan Juta dari Make up Artist

RADARSEMARANG.COM - KESUKSESAN tidak perlu menunggu nanti. Itulah yang menjadi kunci Jeihan Nabila Shavira dalam menjalankan bisnisnya. Sembari kuliah, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas...

17 Pemain Resmi Bergabung

SEMARANG – Tim PSIS Semarang telah resmi merekrut 17 pemain yang akan dibawa untuk bertarung di kancah kompetisi Divisi Utama 2017. Dengan jumlah tersebut...

Upacara Hardiknas Harus Lewati ‘Jalur Offroad’

GROBOGAN – Tahun ini Pemprov Jateng sengaja menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan nuansa beda dari sebelumnya. Yaitu di pelosok desa Kabupaten...

Desak Usut Keterlibatan Sriyono

“Kami meminta pemberi amplop dari notaris diperiksa semua, jelas ada dugaan ikut berperan, sehingga pungli terus terjadi.” John Richard Latuihamallo - Ketua Kongres Advokat Indonesia (KAI)...

Daging Tak Layak Konsumsi 

RADARSEMARANG.COM, TEGAL - Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Pangan (DKP3) Kota Tegal masih menemukan daging tak layak konsumsi yang bebas diperjual belikan. Bahkan, temuan...