Wayang Orang Jadi Tuntunan

422
TRADISI LUHUR : Penampilan Wayang Orang Ngesti Pandawa di hadapan siswa SMP dan SMA Kota Semarang, Selasa (13/3). (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TRADISI LUHUR : Penampilan Wayang Orang Ngesti Pandawa di hadapan siswa SMP dan SMA Kota Semarang, Selasa (13/3). (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Ratusan siswa SMP dan SMA di Kota Semarang mengikuti acara nonton bareng wayang orang Ngesti Pandawa di TBRS Semarang, Selasa (13/3). Mereka tampak antusias menyaksikan lakon salah satu bagian dari kisah Ramayana, yakni Hanoman Obong. Sesekali, para pelajar ini memotret aksi seniman wayang dengan ponselnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang Masdiana Safitri mengatakan program nonton wayang ini digelar rutin setiap tahun untuk melestarikan budaya tradisional. “Selama ini anak-anak tidak mau kenal dengan wayang orang, tetapi setelah digebyar beberapa kegiatan dan kerjasama dengan sekolah yang ada di Semarang ternyata antusiasnya sangat luar biasa,” katanya.

Dengan pelestarian kebudayaan yang dilakukan sejak dini, diharapkan mereka tidak melupakan budaya sendiri di antara kebudayaan asing. “Wayang orang ini bukan hanya sebagai tontonan tapi juga suatu tuntunan sehingga bisa menjadi tuntunan bagi anak-anak,” lanjutnya.

Guru Bahasa Jawa SMA Kesatrian 1 Purwadi mengatakan, program nonton wayang ini merupakan kegiatan yang bagus dalam rangka menguatkan karakter serta bela negara. Karena bentuk bela negara adalah mencintai salah satu kebudayaan yang dimiliki oleh negara tercinta ini. (hid/ton)