Tebarkan Beong di Elo

273

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID—Peringatan Hari Ulang Tahun ke-34 Kota Mungkid akan mulai dilakukan Rabu (15/2) ini. Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Peternakan dan Perikanan akan menebar 10 ribu benih ikan di Sungai Elo.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Sri Hartini mengatakan penebaran ikan akan dilakukan dengan kegiatan rafting bersama pegiat sungai, sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Magelang dan Paguyuban Operator Arung Jeram Magelang (PAOJM).

Selain tebarkan ikan dan rafting, Dinas Peterikan juga menggelar sosialisasi gerakan memasyarakatkan makan ikan (gemarikan) dengan demo olahan dari bahan ikan. Kegiatan ini, diikuti perwakilan dari Dharma Wanita dan PKK sejumlah kecamatan di wilayah ini. “Tiga kegiatan ini, kami jadikan satu dalam waktu, lokasi dan hari yang sama. Yakni di Kampung Ulu, Kecamatan Mungkid,” kata Kepala Dinas Peterikan Kabupaten Magelang Sri Hartini.

Sebanyak 10 ribu benih ikan ini, kata Sri Hartini, terdiri dari berbagai jenis ikan. Di antaranya, tawes, melem, beong dan lainnya. “Beberapa jenis ikan ini kami pilih, memang yang endemis atau cocok dengan ekosistem sungai khususnya di Elo. Alasan kami, agar ikan-ikan yang kami tebar itu dapat berkembangbiak. Kebetulan juga, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, juga akan menyumbang ribuan benih ikan dari berbagai jenis. Hanya penebarannya, tidak hanya di Sungai Elo saja, tapi di sejumlah sungai di wilayah ini,” ungkapnya.

Selain Dinas Peterikan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Magelang, Kamis (15/3) besok juga akan menggelar Tour de Ketep bersama 300 seniman di wilayah ini. “Untuk menyemarakkan HUT ke-34 Kota Mungkid tahun ini, kami juga akan menggelar sejumlah kegiatan,” imbuh Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Haryono.

Sampai di Ketep, kata Haryono, mereka akan pentas bareng dan dihibur oleh Campursari Ngudi Laras dari Dusun Mantenan, Desa dan Kecamatan Mertoyudan. “Ini kali pertama kami adakan. Selain untuk pembinaan juga untuk meramaikan HUT ke-34 Kota Mungkid serta dunia pariwisata di Magelang,” imbuh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Ahmad Husen. (vie/ton)