Semua Pengacaranya Mundur, Siswandi: Harusnya Roro Fitria Koperatif

135

“Ya kecewa makannya mundur. Teman-teman media banyak tahu lah, saya mendampingi dia BAP (Berita Acara Pemeriksaan) sampai jam berapa,” ungkapnya di kawasan Slipi Petamburan, Selasa (13/3).

Selain tidak terbuka, Nuning juga mengungkapkan bahwa Roro Fitria tidak membangun komunikasi dengan baik dan tidak terbuka.

Mantan pengacara Roro Fitria, Nuning Tyas dan Ketua GPAN, Siswandi di kawasan Petamburan, Jakarta Barat, Selasa (13/3).
(Yuliani NN/JawaPos.com)

“Ada juga seperti itu (tidak terbuka). Senin saya ke Polda atas permintaan Roro padahal, tapi dia nggak mau nemuin saya, ya sudah,” ungkapnya kesal.

Menurut Brigjen Pol Siswandi, sikap Roro yang seperti itu adalah ciri pecandu dan pemakai narkoba. Di antaranya, tidak memiliki komitmen.

“Perubahan pikiran-pikiran itu wajar. Itu salah satu ciri orang kena narkoba, tidak komit, plin-plan. Itu salah satu ciri-cirinya,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Ketua Generasi Peduli Anti Narkoba (GPAN) ini juga menyayangkan sikap Roro yang seperti tidak ingin dibela.

Lawyer kan harus sejalan dengan klien, kan perpanjangan dari tersangka. Kalau tersangka nggak terbuka sama lawyer, terus lawyer ngapain. Itu salah satunya. Kedua, dia susah diajak ketemu, di mana-mana yang minta ketemu itu harusnya klien, bukan lawyernya,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, Roro Fitria terjerat kasus penyalahgunaan narkoba dan masih mendekam di tahanan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya.


(yln/JPC)

Silakan beri komentar.