KPU Coret 55 Orang Gila dari DPT

141

Ketua Komisi Pemulihan Umum Daerah (KPUD) Wonogiri, Mat Nawir menjelaskan, seseorang dinyatakan mengalami gangguan jiwa atau tidak harus melalui tes kejiwaan. Nah, jika belum memiliki surat keterangan gangguan jiwa permanen, masih memiliki hak suara. 

“Sesuai data dari Dinas Kesehatan, ada 55 orang dengan gangguan jiwa permanen,” jelas Mat Nawir kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (14/3). 

Menurut Mat Nawir, ke-55 orang gila ini akan dikeluarkan dari daftar pemilih tetap (DPT). Hanya saja, saat ini KPUD Wonogiri masih melakukan sinkronisasi data pemilih, hasil pencocokan dan penelitian (Coklit) beberapa waktu lalu. 

“Jadi dari ratusan orang dengan gangguan jiwa di Wonogiri, hanya 55 yang memiliki surat keterangan itu,” bebernya. 

Bagi orang dengan gangguan jiwa yang masih memiliki hak pilih, saat pilgub bisa dibantu anggota keluarganya. Atau petugas pemilihan yang ditunjuk.

(rs/kwl/fer/JPR)

Silakan beri komentar.