Ikrar Damai, Jaga Kerukunan Antar Umat

222
KERUKUNAN : Penandatanganan ikrar damai silaturrahmi akbar personel Polres Semarang bersama seluruh komponen masyarakat Kabupaten Semarang di aula Masjid Agung Al Mabrur Ungaran, Selasa (13/3) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KERUKUNAN : Penandatanganan ikrar damai silaturrahmi akbar personel Polres Semarang bersama seluruh komponen masyarakat Kabupaten Semarang di aula Masjid Agung Al Mabrur Ungaran, Selasa (13/3) kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Walaupun berbeda pilihan dan pandangan politik dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng, namun keutuhan, persaudaraan dan persatuan tetap harus diutamakan. Masyarakat jangan mudah terprovokasi oleh kabar menyesatkan dan belum terkonfirmasi kebenarannya.

Hal itu dikatakan oleh Kapolres Semarang, AKBP Agus Nugroho saat Silaturrahmi Akbar Personil Polres Semarang Bersama Seluruh Komponen Masyarakat Kabupaten Semarang di aula Masjid Agung Al Mabrur Ungaran, Selasa (13/3). Diakuinya, pelaksanaan Pilgub menjadi momentum untuk mengingatkan kembali terhadap ancaman berita hoax, ancaman ujaran kebencian, provokasi yang dapat menodai pelaksanaan Pilgub.

Sementara itu, Kasi Urusan Haji Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Semarang, Taufiqurrahman juga mengungkapkan bahwa untuk menjaga keberlangsungan pembangunan tidak hanya dengan memilih pemimpin yang jujur dan amanah. “Kriteriannya adalah pemimpin yang Sidiq (jujur), pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab, pemimpin yang tabligh (aspiratif dan komunikatif) serta pemimpin yang fathonah (memiliki kapabilitas),” katanya.

Dengan adanya ketentuan tersebut, lanjutnya, siapapun yang akan memimpin Jateng, supaya tidak main-main dengan jabatan yang diembannya. “Demikian halnya, dalam memilih pun jangan main-main,” ujarnya.

Di sisi lain, kebhinekaan dalam kelompok merupakan keniscayaan, pun demikian dalam sebuah pemerintahan. “Kebhinekaan merupakan takdir Allah SWT. Maka merawat kebhinekaan dalam memilih pemimpin juga menjadi keharusan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut dilaksanakan penandatanganan dan ikrar damai yang melibatkan elemen masyarakat seperti tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, partai politik pendukung pasangan calon, unsur TNI dan Polri serta organisasi kemasyarakatan. (ewb/ida)

Silakan beri komentar.