Dalam Sehari, Jaring 350 Pelanggar

223
TERCYDUK : Petugas menunjukkan strobo yang baru saja dilepas dari mobil yang terjaring razia di Jalan Pemuda Semarang, Selasa (13/3). (ADUTYO DWI/RADAR SEMARANG)
TERCYDUK : Petugas menunjukkan strobo yang baru saja dilepas dari mobil yang terjaring razia di Jalan Pemuda Semarang, Selasa (13/3). (ADUTYO DWI/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Polrestabes Semarang terus menggencarkan upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas. Salah satu langkah dengan menggelar operasi sebagai bentuk pencegahan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Setidaknya, petugas telah menjaring 350 pelanggar setiap harinya.

“Sasaran kita yang paling diutamakan adalah preentif, yaitu dengan tujuan untuk menekan angka kecelakan maupun pelanggaran lalu lintas yang terjadi di Kota Semarang,” ungkap Wakasatlantas Polrestabes Semarang Kompol Sumiarta di lokasi kegiatan operasi di Jalan Pemuda, Selasa (13/3).

Meskipun demikian, pihaknya akan tetap memberikan tindakan tegas kepada pengguna kendaraan yang melanggar aturan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. “Kalau yang sifatnya pelanggaran-pelanggaran kecil, itu kita hanya lakukan imbauan dan berikan pin “Tercyduk”,” bebernya.

Dalam operasi Keselamatan Lalulintas Candi 2018 di Jalan Pemuda kemarin, petugas memergoki beberapa pengendara sepeda motor yang tidak tertib dalam berlalu lintas. Pengendara tersebut memboncengkan anaknya tanpa mengenakan pelindung kepala alias helm. Petugas juga memergoki adanya kendaraan roda empat yang memasang plat nomor variasi, dan kedapatan memasang strobo di mobilnya. Pengemudi tersebut lantas diminta untuk melepas strobo karena melanggar aturan lalu lintas. (mha/ton)

Silakan beri komentar.