Ajak Diet Kantong Plastik

190

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Pemkot Magelang mengajak warganya diet kantong plastik. Imbauan ini penting, mengingat 30 persen dari 60 ton sampah per hari yang dihasilkan masyarakat Kota Magelang berupa sampah plastik.

Menyingkirkan plastik dengan cara dibakar juga dilarang. Sebab, pembakaran sampah plastik menghasilkan gas-gas beracun seperti karbonmonoksida yang bisa mencemari udara. Sementara dioksin yang terhirup dapat memicu penyakit kanker dan efek lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Magelang Machbub Yani Arfian menyarankan warga untuk menggunakan barang yang ramah lingkungan. Misalnya, kardus atau tas berbahan kain. “Sekarang memang ada produk plastik yang lebih ramah lingkungan, yang biasanya baru bisa terurai dalam waktu ratusan tahun, ini bisa terurai dalam waktu tiga tahun. Namun demikian, kami sarankan, kalau belanja ke pasar bisa bawa tas sendiri dari rumah,” kata Machbub, kemarin.

Kemarin juga digelar aksi kerja bakti membersihkan Kali Manggis di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan Ikhlas. “Yang dibersihkan sepanjang 1,5 kilometer.” (put/ton)

Silakan beri komentar.