Tunggu Kesiapan Terminal Mangkang

1550
BELUM DIPINDAH : Kondisi Terminal Terboyo yang sering tergenang air ketika diguyur hujan. (DOK ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)
BELUM DIPINDAH : Kondisi Terminal Terboyo yang sering tergenang air ketika diguyur hujan. (DOK ADITYO DWI/RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Upaya pemindahan terminal Terboyo ke Mangkang dan Penggaron hingga saat ini belum ada kejelasannya.Terminal Terboyo yang sempat ditutup total, hingga sekarang masih digunakan. Para awak bus dan pedagang menuntut agar pemindahan terminal dijadikan satu, baik AKAP maupun AKDP di Terminal Mangkang. Artinya, bukan terpisah di Mangkang dan Penggaron.

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang hingga saat ini mengaku masih menunggu kesiapan terminal Mangkang. Revisi Surat Keputusan (SK) Wali Kota yang baru, saat ini dinyatakan telah selesai.

“Dishub Kota Semarang sebenarnya sudah siap melaksanakan kapan saja. Karena proses revisi Surat Keputusan (SK) Wali Kota Semarang yang mengatur pemindahan tersebut telah selesai,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang M Khadik, Senin (12/3).

Dikatakannya, nantinya seluruh PKL dan bus, baik AKAP maupun AKDP, akan dipindahkan ke terminal Mangkang. “Kami tinggal menunggu kesiapan terminal Mangkang saja. Kalau di sana sudah siap, kami siap pindahkan kapan saja,” katanya.

Dia juga memastikan proses pembangunan terminal Terboyo tetap berjalan sesuai rencana, meski sebagian masih digunakan untuk aktivitas bus dan pedagang.  “Pembongkaran selasar di Terboyo sudah dilakukan mulai Maret ini. Tapi di bagian tepi. Nanti dilakukan pembongkaran bertahap,” katanya.

Ketua Persatuan Pedagang dan Jasa (PPJ) Unit Terminal Terboyo, Mustofa mengaku telah menerima pemberitahuan rencana pembongkaran terminal Terboyo. Tetapi ia meminta pembongkaran ditunda hingga tempat di Mangkang siap.

“Selama belum ada kesiapan di Mangkang, kami tetap menempati selasar bagian tengah di Terboyo. Kalau selasar yang dibongkar itu memang sebelumnya sudah dalam kondisi rusak dan tidak terpakai,” katanya.  (amu/ton)