Melukis Henna untuk Bantu Korban Banjir

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Sebanyak 30 henna artist melukis tangan para pengunjung Mal Ciputra, Senin (12/3). Kegiatan bertajuk ‘Henna Art for Charity’ ini merupakan bagian dari pengumpulan dana untuk korban banjir dan tanah longsor di Brebes.
Ragam motif dipilih oleh para pengunjung yang mendatangi stan di atrium mal ini. Mulai dari motif floral khas henna Arab bagi yang ingin tampilan lebih feminim, hingga modifikasi motif batik untuk tampilan etnik. Selain motif-motif tersebut ada juga pengunjung yang meminta paduan nama serta floral atau paduan lainnya.
“Usai makan siang di mal dengan beberapa teman, kemudian lihat ada banyak seniman henna, kemudian tertarik. Kalau saya penyuka motif floral, tidak mahal dan untuk kegiatan sosial juga. Jadi ya ikut meramaikan,” ujar Nanda, salah seorang karyawan swasta.
Ketua Central Java Henna Artist, Dian Rosianti mengatakan, kegiatan sosial ini bisa dibilang sebagai roadshow untuk Gathering Nasional Henna Artist yang rencananya akan dihelat pada September mendatang di Mal Ciputra Semarang.
“Sebagai komunitas, kami tidak hanya mendorong anggota untuk mengasah kemampuan, tapi kami juga ingin turut serta dalam kegiatan amal melalui keahlian yang kami miliki,” ujarnya.
Promotion Manager Mal Ciputra Semarang, Catur Agus Joko Widodo menambahkan, pengunjung yang dilukis henna cukup menyisihkan minimal Rp 20.000. Sesuai tajuknya, uang yang terkumpul akan disumbangkan untuk keperluan sosial. “Semua uang pendaftaran henna disumbangkan untuk korban banjir dan tanah longsor di Brebes,” ujarnya.
Rangkain event “Music, Art, Fashion and Food” ini dibuka dengan fashion show busana batik bertema ‘The World Heritage’, kemudian malamnya pengunjung dihibur band Tanpa Title yang menyuguhkan lagu-lagu Koes Ploes. (dna/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -