Kisah Isyana Sarasvati dengan Piano dan Keyboard di Kala Sendiri

303

“Aku nggak bisa jauh dari keyboard. Yamaha PSR udah nemenin aku dari kecil dari SD, karena keyboard ini gampang dibawa kemana-mana. Hampir semua PSR aku rasakan semuanya,” kata Isyana Sarasvati saat peluncuran PSR-S975/S775 di Yamaha Hall, Jakarta, Selasa (13/3).

Pelantun Lembaran Buku ini menjelaskan bahwa keyboard tidak hanya dibutuhkan saat manggung, tetapi selalu menemani kala sendiri layaknya teman. Apalagi Isyana mengaku adalah tipe orang yang susah tidur saat malam, sehingga memainkan keyboard bisa menjadi teman.

Isyana Sarasvati – Lembaran Buku [Official Music Video] (YouTube/IsyanaVEVO)

“Aku kan nokturnal yang kalau pagi-pagi tidur, malem-malem bangun. Ini piano bisa dipakai kapan aja, malam hari bangun nggak bisa tidur biar nggak ganggu tetangga aku main PSR,” jelasnya

Hampir seluruh karya yang dihasilkan Isyana adalah hasil permainannya dengan keyboard. Dia mengaku nyaman bisa membangun lagu sesuai selera. 

“Main PSR ini lumayan tricky ya, disesuaikan sama selera dan touch di tangan kita aja. Ini satu alat musik yang bisa buat kita berkarya ini seperti main orkestra tapi seorang diri,” imbuhnya. 

Seperti diketahui, Yamaha baru saja memperkenalkan seri keyboard terbaru mereka, yakni PSR-S975/S775. Selain kemajuan teknologinya, keyboard ini juga unggul dengan fitur Indonesia Legacy Pack yang mengakomodir musik tradisional dari berbagai budaya di Indonesia. Dalam peluncuran hari ini turut dihadiri oleh penyanyi keroncong legendaris Waldijah dan pemain musik tradisional lainnya.


(ded/JPC)

Silakan beri komentar.