Kayu Peyangga Lapuk, Nenek Nyaris Tertimpa Rumah Sendiri

143

SUKOHARJO – Sebuah rumah di Dukuh Grogol RT 2 RW 1, Desa Grajegan, Tawangsari, Sukoharjo roboh, Senin sore (12/3). Beruntung, pemilik rumah, Jiyen, 78, sempat menyelamatkan diri, sesaat sebelum rumah roboh. Diduga, robohnya rumah karena tiang peyangga dari kayu sudah lapuk termakan usia.

Saat kejadian, Jiyen sedang berada di teras rumahnya. Tiba-tiba bangunan bergoyang dan mengeluarkan suara mirip gemuruh. Takut tertimpa, Jiyem segera lari. Tak lama, rumah tersebut ambruk lalu rata dengan tanah. 

“Tidak ada korban jiwa. Pemilik berhasil menyelamatkan diri. Kami sudah laksanakan gotong royong bersama untuk membantu korban bersama warga,” kata Camat Tawangsari, Suyadi Widodo kepada Jawa Pos Radar Solo

Rumah korban tersebut terbuat dari  bangunan dengan rangka kayu berdinding anyaman bambu. Menurutnya, rumah tersebut masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bahkan, lantainya juga masih terbuat dari tanah.

“Saat ambruk kondisi cuaca normal. Tidak ada hujan maupun angin. Saat ini, warga dibantu anggota TNI dan Polri sudah bergotong royong membersihkan puing-puing rumah,” lanjut Suyadi.

Pemilik rumah tersebut diketahui tinggal sendiri. Hanya ada kerabat yang tinggal di sekitar rumah tersebut. Nantinya, rumah korban akan dibangun ulang dengan cara bergotong royong.

“Kerugian materi sekitar Rp 15 juta,” papar Suyadi.

(rs/yan/fer/JPR)

Silakan beri komentar.