Warga Titip Aspirasi pada Ida

172

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Calon wakil gubernur Jateng Ida Fauziyah berkesempatan melakukan silaturahmi saat dirinya ikut salat subuh berjamaah di Masjid Laweyan, Pajang, Surakarta, Minggu (11/3).

Ratusan jamaah yang ikut salat subuh pun menyapa mantan Ketua Umum Fatayat tersebut. Bagi Ida, hal ini merupakan sebuah kebahagiaan tersendiri karena bisa bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar. “Semoga membawa berkah,” ujarnya. Ida pun memohon doa dan restu dari masyarakat agar diberikan kemudahan berbagai hal. “Dongakke mawon, mugi saget amanah dan membawa manfaat bagi semua masyarakat,” tuturnya.

Ida mengaku sangat senang bertemu dengan berbagai kelompok masyarakat. Karena banyak aspirasi dari mereka yang positif untuk membangun Jateng. “Karena menjadi pemimpin itu harus bisa mengajak sekaligus mendengar masyarakat, sehingga ada partisipasi. Bisa disengkuyung bersama-sama,” paparnya.

Usai menjalankan salat subuh, sejumlah warga mengajak Ida untuk berdialog. Tutik, salah seorang warga setempat misalnya menanyakan tentang pelatihan keterampilan bagi perempuan, sekaligus masalah modal. “Karena biasanya yang diajak pelatihan itu 100 orang. Tapi bantuan alat yang diberikan hanya 10,” katanya.

Masjid Laweyan merupakan saksi bisu keragaman dalam sejarah penyebaran Islam di Jawa. Masjid ini dibangun pada 1456 silam. Sebelumnya tempat ini merupakan tempat ibadah agama Hindu.

Dalam kesempatan itu, Ida juga melakukan ziarah ke Makam Ki Ageng Henis yang merupakan keturunan dari Prabu Barawijaya dan turut serta menyebarkan Islam di kawasan Surakarta. Ki Ageng Henis juga merintis pendirian Masjid Laweyan ini.

Sebelumnya, Sabtu (10/3) malam, Ida melakukan silaturahmi dengan pengasuh Ponpes An-Najah, Dawar, Mojosongo, Boyolali KH Abdul Hamid. Ida pun menceritakan perjalanannya menjadi cawagub Jateng. “Jadi saya kesini selain bersilaturahmi, juga mohon doa restunya,” terang Ida. (fth/ric)

Silakan beri komentar.