Raup Puluhan Juta dari Make up Artist

354
Jeihan Nabila Shavira (DOKUMEN PRIBADI)
Jeihan Nabila Shavira (DOKUMEN PRIBADI)

RADARSEMARANG.COM – KESUKSESAN tidak perlu menunggu nanti. Itulah yang menjadi kunci Jeihan Nabila Shavira dalam menjalankan bisnisnya. Sembari kuliah, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Diponegoro (Undip) ini sudah mengukir kesuksesannya melalui bisnis Make up Artist (MUA).

Benar saja, sebagai mahasiswi, perempuan yang sebelumnya sempat menjadi model ini sudah mampu meraup omzet hingga puluhan juta rupiah dari bisnis yang ditekuninya kurang lebih 3 tahun ini. Ia membandrol tarif Rp 250 ribu untuk setiap orang yang memakai jasa make up darinya.

“Awalnya aku belajar make up untuk diriku sendiri, terus aku kan suka upload hasil make up di Instagram dan Path, dari situ temen-temen banyak minta di-make up-in,” ujarnya menceritakan.

Berbekal pengalaman dari belajar secara mandiri, ditambah sertifikat MUA yang dimiliki, Jeihan kemudian memutuskan untuk fokus berkarir menjadi seorang MUA di Semarang. Semangat untuk terus berlatih, membuatnya semakin mahir dalam membantu orang untuk tampil lebih percaya diri dengan penampilannya. Dengan kepiawaiannya itu, kini semakin banyak orang yang menggunakan jasanya, mulai dari anak sekolah, mahasiswa, hingga ibu-ibu.

Alhamdulillah aku juga pernah make up-in artis, teh Rina Gunawan. Waktu itu, aku dipercaya sama teh Rina buat dandanin dia untuk acara kondangan di Semarang,” katanya.

Bukan tanpa tatangan, semakin banyak MUA di Semarang mau tidak mau mendorongnya untuk terus berlatih dan terus mengasah kemampuannya. Jika tidak, tentu ia akan dilibas oleh MUA yang kian menjamur di Kota Atlas.

Tidak hanya itu, statusnya sebagai mahasiswa mewajibkannya untuk pandai-pandai membagi waktu. Sebisa mungkin ia mengatur agar pekerjaan ini tidak bentrok dengan jam kuliahnya.

“Jadi, misalkan aku make upin untuk wisuda, harus udah kelar sebelum masuk kuliah. Terus kalau ada yang mau les make up itu biasanya setelah aku selesai kuliah. Pokoknya kuliah dan kerjaan harus tetep jalan,” bebernya.

Tidak sedikit yag mempertanyakan kesinambungan antara kuliah dengan profesi yang digelutinya ini. Komunikasi dan Make up Artist? Namun Jeihan tak pernah ambil pusing. Baginya, asalkan ia senang dan sesuai dengan passion-nya, ia tidak terlalu mempersoalkannya.

”Sebab, sukses itu tidak kenal usia. Tidak harus menunggu nanti setelah lulus kuliah. Kita bisa mengukir kesuksesan kita mulai dari sekarang,” jelas dara cantik ini. (sga/aro)