Akreditasi RSUD Terancam Turun

583

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA – Dewan Pengawas RSUD Kota Salatiga khawatir akan kondisi yang terjadi di tubuh instansi kesehatan ini paska pengajuan surat mundurnya direktur utama, dr Agus Sunaryo. Wali Kota diharapkan segera memberikan kepastian diterima atau tidaknya pengunduran diri direktur sehingga di internal RSUD bisa tenang dan kondusif.

Hal itu diungkapkan Dewan Pengawas RSUD Sri Mulyono kepada wartawan, kemarin pagi. “Wali Kota harus segera bersikap atas surat pengunduran diri Direktur, apakah pengajuan itu diterima atau ditolak. Jika dibiarkan mengambang terus, maka kondisi ini akan memunculkan
suasana kerja yang kurang kondusif dan imbasnya akan mengganggu pelayanan di RSUD,” papar Sri Mulyono.

Ia jug menjelaskan jika saat ini Direktur seara administratif masih menjalankan kegiatannya sampai dengan ada kepastian dari Wali Kota. Salah satu imbas yang terlihat saat ini adalah ketidaksiapan RSUD untuk menerima tim verifikasi dari Komite Akreditasi Rumah Sakit
(KARS).

Komite itu akan melakukan verifikasi mengenai akreditasi rumah sakit setiap tahun. Namun untuk tahun ini, dewan bersama dengan manajemen meminta ada penundaan waktu untuk verifikasi.

“Kita sudah ke Jakarta untuk meminta pengunduran waktu verifikasi. Jika kondisi ini berlanjut, maka verifikasi dilakukan dan RSUD belum siap. Bisa jadi akreditasi akan diturunkan dari bintang lima menjadi sesuai dengan kondisi terakhir saat dipantau,” jelas pria yang juga dikenal sebagai pengacara ini.

Verifikasi yang dilakukan KARS akan melakukan penilaian terhadap simpul – simpul pelayanan ke masyarakat. Setidaknya terdapat 42 fungsi pelayanan yang akan dinilai dan hasilnya akan berpengaruh kepada akreditasi. “Pengunduran waktu sudah disetujui dengan syarat, permintaan merupakan kesepakatan bersama antara dewan pengawas, manajemen dan tim akreditasi,” jelas dia.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu direktur RSUD dr Agus Sunaryo mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Ia menyatakan keinginannya untuk fokus di bidang kedokteran untuk melayani masyarakat. Sementara Wali Kota Yuliyanto saat dikonfirmasi menyatakan
saat ini penataan pejabat di lingkungan Pemkot Salatiga masih dalam proses. (sas/bas)