33 C
Semarang
Minggu, 27 September 2020

Warga Mlatiharjo, Deklarasi Tolak Hoax

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemandangan berbeda terjadi di wilayah Kecamatan Semarang Timur, Sabtu (10/3). Puluhan warga Jalan Cimanuk Mlatiharjo, Semarang Timur, menggelar aksi long march di jalan kampung wilayahnya sebagai bentuk dukungan terhadap kepolisian untuk menindak tegas terhadap penyebar informasi hoax. Alasan mereka, informasi tersebut sangat meresahkan.
Terlihat puluhan warga baik orang tua maupun anak-anak menggelar long march dengan semangat menerikan ‘NKRI Harga Mati’. Selain itu mereka juga mendeklarasikan Anti Hoax dan sambil membentangkan spanduk bertuliskan ‘Kami Warga Mlatiharjo Menolak Haax Isu Sara dan Intoleran’.
“Ini sebagai bentuk dari warga di sini, sepakat untuk tidak menyebar informasi yang belum jelas. Serta menolak isu-isu yang disebarkan oleh orang atau oknum yang tidak bertanggungjawab,” ungkapnya disela kegiatan kemarin.
Sementara, Kapolsek Semarang Timur Iptu Agil Widiyas Sampurna mengatakan akan melakukan sambang wilayah dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan para tokoh agama serta tokoh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam menangkal ataupun menolak informasi hoax.
“Kita bersama TNI serta kemitraan polisi akan ikut berbaur di tengah masyarakat untuk melakukan pengawasan terhadap isu dan informasi yang berkembang,” imbuhnya.
Terpisah, Kasubag Humas Polrestabes Semarang Kompol Suwarna sangat mengapresiasi dan menyambut baik terhadap masyarakat yang bersama-sama menolak atau anti informasi berita hoax.
“Kalau menerima informasi atau berita-berita yang sekiranya tidak benar untuk segera di klarifikasi kepada yang berkompeten. Misalkan terkait agama, bisa menanyakan ke tokoh agama,” katanya. (mha/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Headline Radar Semarang Terbaik se-Jawa Pos Group

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG—Jawa Pos Radar Semarang meraih penghargaan bergengsi dalam Kompetisi Product Quality Jawa Pos Group 2017-2018. Headline Jawa Pos Radar Semarang berjudul “Pabrik Pil...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Jateng Bantu Rohingya Rp 256 Juta

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Pemprov Jateng menyerahkan bantuan yang dihimpun dari masyarakat dan berbagai lembaga di Jateng, untuk masyarakat Rohingya Myanmar. Yakni, berupa uang tunai sebesar Rp...