Siapkan Rencana Cadangan Klewer Timur

92
TUNGGU JANJI: Pemerintah pusat menjanjikan segera membangun Pasar Klewer sisi timur. (ISWARA BAGUS NOVIANTO/RADAR SOLO)
TUNGGU JANJI: Pemerintah pusat menjanjikan segera membangun Pasar Klewer sisi timur. (ISWARA BAGUS NOVIANTO/RADAR SOLO)

RADARSEMARANG.COM, SOLO – Pemkot telah menempuh banyak upaya guna memuluskan proyek revitalisasi Pasar Klewer timur. Mulai dari mengikuti regulasi hingga lobi pribadi telah dilakukan. Namun kenyataannya, usaha itu belum ampuh merealisasikan proyek senilai Rp 48 miliar itu.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Subagyo mengatakan, upaya terakhir yang dilakukan adalah mendesak Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita saat berkunjung ke Pasar Legi belum lama ini.

Bersama Wali Kota F.X. Hadi Rudyatmo, Subagyo mengaku telah mendesak mendag segera menerbitkan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) pembangunan Klewer timur sebagai syarat dimulainya proyek. “Beliau menjawab akan segera dikeluarkan. Seperti itu, kita tinggal menunggu,” katanya, Sabtu (10/3).

Meski mendapatkan janji dari mendag, Subagyo tak sepenuhnya optimistis. Dia tetap membuat rencana cadangan untuk pembangunan pasar yang sudah tertunda hampir setengah tahun tersebut.

Pertama, jika janji mendag benar-benar terwujud yakni menerbitkan DIPA pada April mendatang, maka seluruh tahapan proyek Klewer timur akan berjalan lancar. “Tetapi kalau sampai Agustus tidak keluar, pembangunan tidak bisa selesai tahun ini,” katanya.

Dia memperkirakan pekerjaan pembangunan dilakukan kurang lebih enam bulan. Asumsinya, jika DIPA turun April, maka Oktober pedagang yang kini menempati pasar darurat di Alun-Alun Utara Keraton Kasunanan Surakarta sudah bisa boyongan. Tetapi jika lebih dari Agustus, pemkot bakal mendapatkan kerugian ganda.

“Kita harus mengajukan perpanjangan untuk tahun jamak, dan meminta perpanjangan sewa alun-alun kepada keraton,” imbuhnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta Budi Yulistianto mengatakan, sudah ada surat izin kucuran anggaran dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk Pasar Klewer timur. Namun, lelang proyek pasar masih menunggu DIPA dari Kemendag. “Kita hanya bisa nunggu saja. Bapak (wali kota) sudah berusaha ke pusat juga,” ucapnya. (irw/wa)

Silakan beri komentar.