33 C
Semarang
Sabtu, 6 Juni 2020

Pemkab Kudus Belum Ambil Keputusan

Another

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur...

RADARSEMARANG.COM, KUDUS – Kebakaran Kudus Plaza atau Matahari Department Store (MDS) sudah lebih dari dua pekan. Banyak yang mempertanyakan nasib pusat perbelanjaan modern ini. Di antaranya lokasi pengganti yang baru atau sementara.
Badan Pengelolaan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Kudus belum memberikan kejelasan untuk pindah lokasi hingga kemarin. Sebab, badan tersebut sebagai pemilik aset bangunan. Sedangkan manajemen MDS dan pedagang di lantai I Plaza Kudus sebagai pihak penyewa. Sebelumnya, muncul opsi lokasi pindah.
Meliputi trade center di barat Terminal Induk Kudus, Gedung Graha Mustika Desa Getas Pejaten, dan bangunan bertingkat milik BCA di timur Pasar Kliwon. Namun, manajemen MDS tak ingin berlama-lama menghentikan aktivitas. Manajer MDS Djarot Trinobo berencana akan membuka bazar di lantai II gedung Kudus Extension Mall (KEM) atau yang lebih dikenal dengan Hypermart. ”Rencananya kami akan buka bazar di KEM mulai Kamis (15/3) depan,” ujarnya. Pihak manajemen mengambil langkah ini, karena tak ingin menggantung nasib ratusan karyawannya.
Praktis, sejak kebakaran Kamis (22/2) lalu, karyawan tak bisa bekerja seperti biasa. Kini, mereka hanya disuruh masuk untuk berjaga di depan gedung MDS. ”Sampai saat ini, pihak MDS yang berada di Kudus belum mengetahui apakah nanti akan dipindah tempat sementara atau bagaimana. Karena pemkab (BPPKAD) koordinasinya langsung ke manajemen pusat yang ada di Jakarta,” ujarnya.
Ia menyadari, meski area yang akan di tempati untuk bazar relatif kecil, namun setidaknya akan sedikit membantu. Jadi, sebagian karyawan tetap bisa bekerja lagi. Apalagi sebentar lagi bulan Puasa dan Lebaran. Otomatis kebutuhan mereka meningkat. ”Juga itung-itung tombo kangen untuk masyarakat Kudus,” imbuhnya. Sementara itu, Bagian Pemasaran
KEM Nafi’ membenarkan kabar tersebut.
Manajemen MDS telah berkoordinasi dengan pihaknya untuk menggelar bazar. Kontrak terkait hal tersebut sudah deal. ”Rencananya, mereka (MDS) akan menggelar bazar di lantai II KEM. Sepertinya dengan waktu yang relatif lama. Mungkin sampai benar-benar ada keputusan yang pasti dari pemkab,” ujarnya.
Sebagai satu naungan Lippo Grup, KEM mendukung penuh hal tersebut. Sebisa mungkin
pihak KEM akan membantu mencari alternalif solusi dari permasalahan rekan segrupnya
itu. Selain itu, hal tersebut juga akan dimaksimalkan pihak manajemen KEM untuk kembali
menarik minat pengunjung. ”Jadi, selama insiden kebakaran itu, pengunjung KEM mengalami
penurunan drastis. Bahkan mencapai 75 persen. Harapannya, dengan hal ini (bazar MDS di
KEM, Red) sedikit banyak bisa meningkatkan pengunjung KEM. Karena menurut saya, pasar Kudus sangat potensial,” katanya.
Saat dikonfirmasi, Kepala BPPKAD Eko Djumartono masih mengatakan pihaknya belumbisa mengambil keputusan.  ”Hasil uji terhadap bangunan (MDS, Red) tersebut, semuanya belum keluar. Baik dari pihak kepolisian maupun Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat). Jadi, pemkab belum berani mengambil keputusan yang sangat riskan itu. Karena ini menyangkut kepentingan masyarakat umum,” jelasnya.
Sebelumnya, muncul wacana lokasi pemindahan sementara MDS. Di antaranya di trade center barat Terminal Kudus; Gedung Graha Mustika Desa Getas Pejaten, Jati dan bangunan bertingkatmilik BCA di timur Pasar Kliwon. Hingga kini, tiga bangunan tersebut pun belum menandakan akan di huni pusat perbelanjaan modern. (daf/lin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

Luka Lama

Semua bisa merasakan: betapa irinya Trump. Iri kepada Putin. Iri kepada Xi Jinping. Iri pada kekuasaan mereka berdua. Yang tidak dimiliki oleh seorang Presiden Amerika. Betapa gemes tangan...

More Articles Like This

Must Read

Gandeng Santri, Awasi Jalannya Pemilu

UNGARAN–Santri di Pondok Pesantren (Ponpes) diminta ikut aktif dalam melakukan pengawasan saat ajang Pilgub Jateng 2018 mendatang. Sebagai implementasi pengawasan partisipatif. Hal itu dikatakan oleh...

Parpol Wajib Isi Data Sipol

UNGARAN – Menjelang pelaksanaan Pemilu serentak mendatang, seluruh partai politik (Parpol) wajib untuk mengisi data di sistem informasi parpol (Sipol). Hal itu dikatakan oleh...

Dua Siswa SMP Coret-Coret Mobil

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Dua siswa SMP di Tegalrejo tertangkap petugas patroli Polsek Tegalrejo saat melakukan aksi vandalisme. SM, 14, dan NK, 14, pada Minggu...

Tak Punya Cerita Pakem, Semua Imajinasi Dalang

Wayang suket atau wayang gaga memang tidak setenar jenis wayang lain. Tapi varian wayang kontemporer ini tetap menarik tanpa mengesampingkan pesan moral layaknya pertunjukan...

Bata untuk Nancy

Oleh: Dahlan Iskan Hari berganti cepat. Tanggal pun kilat tertanggal. Tak terasa tinggal 35 hari lagi. Dari batas waktu 90 hari yang disepakati. Di gencatan...

Pengamen Bawa Cek Palsu Rp 3,5 M

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Seorang pengamen asal Kebumen terciduk di persimpangan Artos saat tim gabungan dari Satpol PP Kota Magelang, Polres Magelang Kota, Kodim 0705,...