Miliki Ide Bisnis, Jangan Pernah Takut Memulai

Fitriyana Rahmawati, Mahasiswa Undip Kembangkan Bisnis Kreatif

323
KREATIF MEMBAWA BERKAH : Fitriyana Rahmawati berhasil mengembangkan bisnis berkat dorongan teman-temannya. (Kanan) Karya kreatifnya berupa scrapeframe, bisa dijadikan alterternatif kado spesial untuk teman. (ISTIMEWA)
KREATIF MEMBAWA BERKAH : Fitriyana Rahmawati berhasil mengembangkan bisnis berkat dorongan teman-temannya. (Kanan) Karya kreatifnya berupa scrapeframe, bisa dijadikan alterternatif kado spesial untuk teman. (ISTIMEWA)

RADARSEMARANG.COM – Bermula dari keinginan memberi hadiah spesial kepada temannya, kini Fitriyana Rahmawati memiliki bisnis kreatif. Tak dinyana, dorongan teman untuk berbisnis membuatnya memiliki kesibukan lain di samping kegiatan kuliah.

SIGIT ANDRIANTO

TIDAK ingin memberikan sesuatu yang mainstream, Fitriyana Rahmawati memberikan hadiah kepada temannya sebuah karya sendiri. Sebuah scrapeframe ia buat dengan tangan terampilnya. Karya yang dinilai bagus tersebut membuat Fitri disarankan membuka bisnis.

Scrapeframe merupakan bingkai foto yang dihiasi berbagai ornamen dan kata-kata. Bahan dasarnya bingkai foto alias frame,” jelas perempuan yang memajang karyanya di akun instagram @RagheedaStory ini.

Saat ini, scrapframe memang banyak digemari, karena bisa dijadikan kado spesial. Hanya saja, harga scrapframe yang cukup mahal, membuat orang maupun mahasiswa berpikir dua kali untuk membelinya. Melihat peluang itu, Fitri mencoba masuk dengan memberikan harga yang lebih terjangkau. Ia membuatkan pesanan sesuai dengan isi kantong para pemesan. Rata-rata, ia menjual dengan harga mulai dari Rp 90.000 hingga Rp 150.000.

”Desainnya macam-macam, berbagai ukuran juga. Pembeli bisa memesannya,” ujar mahasiswi administrasi bisnis Undip ini sembari menceritakan bahwa kebanyakan orang membeli untuk hadiah wisuda dan pernikahan.

Bermodalkan kreativitas dan peralatan sederhana, pesanan demi pesanan scrapeframe ditangani oleh gadis kelahiran April tahun 1996 ini. Makanya, tidak butuh waktu lama, bisnis yang mulanya ia jalankan seorang diri, kini sudah berkembang berkat kerjasama yang dilakukan. Di pertengahan 2017 lalu, Fitri menggandeng salah seorang temannya, Mutami, yang suka bikin ilustrasi wajah kartun dan membuat watercolor illustration. “Alhamdulillah sekarang aku kerjasama dengan teman aku dan responnya cukup bagus,” kata dia.

Melalui pemasaran online, produk yang ia buat bersama temannya sudah merambah ke sejumlah kota, seperti Tangerang, Solo, dan Jakarta. Ia mengaku akan terus melakukan inovasi demi bisa menciptakan karya yang lebih baik lagi.

Dari bisnis sederhana ini, Fitri mengaku belajar satu hal, yakni jangan takut untuk memulai ketika ada ide berbisnis. Menurutnya, ide bisnis yang bagus sekalipun, hanya akan menjadi ide saja, tanpa adanya keberanian untuk merealisasikan. (*/ida)